Final Piala Presiden 2015 : Sriwijaya FC Vs Persib, Inilah Pesan Jakmania Untuk Bobotoh Persib

80

Menjelang Final Piala Presiden 2015 antara Sriwijaya FC Vs Persib yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK) tentu akan terjadi bentrokan bila pendukung persija bertemu dengan pendukung persib. Sudah kita ketahui bahwa dua pendukung ini memang tidak bisa akur.

Para fans fanatik Persija Jakarta ini meminta agar atribut para Viking dan Bobotoh itu mengenakan atributnya hanya saat di area GBK.

“Mereka (Jakmania) meminta atribut Viking hanya digunakan di GBK,  jangan digunakan dari tempat lain, termasuk bagi yang berdomisili di Jakarta,” kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Kasubbag) Polres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Polisi Suyatno.

Selain itu, kata Suyatno, Jakmania juga meminta agar Viking tak melakukan provokasi baik di media sosial maupun cemoohan.

Karenanya, pihak kepolisian meminta kepada semua kalangan agar tidak mengganggu jalannya pertandingan yang mempertemukan antara Persib Bandung dengan Sriwijaya FC.

Suyatno sebagaimana dikutip JPNN melanjutkan, permintaan itu disampaikan oleh perwakilan The Jakmania Koordinator Wilayah (Korwil) Jakarta Pusat pada pertemuan bersama jajaran aparat Polres Metro Jakarta Pusat, Senin, (12/10/2015) malam.

Bahkan, lanjut Suyatno, para perwakilan The Jakmania Korwil Jakarta Pusat ini juga akan membantu pihak kepolisian dalam menjaga ketertiban dan keamanan jelang final tersebut digelara sampai usai final tersebut berlangsung.

“Para korwil siap untuk menjaga keamanan di Jakarta Pusat dan bersinergi dengan pihak Polres metro Jakarta Pusat,” terangnya.

Sementara itu Kapolda Metro Jaya, Irjen Tito Karnavian, menyatakan bahwa para personelnya akan melakukan sweeping terhadap para suporter untuk menyita barang-barang berbahaya, seperti minuman keras, senjata tajam, kembang api, hingga sinar laser.

“Suporter Persib Bandung yang akan hadir sekitar 60.000 hingga 80.000 orang dari seluruh kabupaten di Jawa Barat. Hanya enam kabupaten yang tidak mengirimkan pendukung,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (14/10/2015).