Gunung Lawu Kebakaran, Inilah identitas 6 korban meninggal

32

Informasi dari BNPB Kabupaten Magetan, tercatat enam orang pendaki dikabarkan tewas dalam peristiwa kebakaran di gunung lawu. Sampai berita ini diturunkan, tim SAR masih mengevakuasi para korban.

Enam pendaki dikabarkan tewas dalam kebakaran Gunung Lawu, Minggu (18/10/2015). Si jago merah juga disebut telah membuat belasan pendaki lainnya.

Berikut identitas korban meninggal dunia yang dikutip Merdeka:
1. Awang (20), Ngawi.
2. Sumarwan (50), Ngawi.
3. Nanang Setyo Utomo (17), Ngawi.
4. Rita Septi (14), Ngawi.
5. Joko Prayitno, Kebun Jeruk, Jakarta.
6. Nanang (siswa SMK PGRI), alamat belum diketahui.
7. Mr X, masih dalam identifikasi.

Sementara korban luka berat:
1. Eko Nurhadi (45) warga Brangol RT 2 RW 1 Brangol Kecamatan Karangjati Ngawi, dirawat di RSUD dr. Sudono.

2. Novi Dwi Estiwati (14) alamat Jalan Rajawali Kelurahan Beran RT 04 RW 01 Kec Ngawi, Kabupaten Ngawi dirawat di RSUD Mardi Solo.

Humas RS dr Moewardi, dr Elysa, mengatakan Novi adalah pasien rujukan yang semula sempat dirawat di RSUD Magetan, Jatim. Novi seperti dilansir DetikNews, dikirim ke Solo untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik karena luka yang dialaminya mencapai 40 persen dari seluruh bagian tubuhnya.

“Sudah mendapat penanganan. Pasien dirawat di ruang bedah central untuk pembersihan luka bakar agar infeksinya tidak menular. Dia mengalami luka bakar serius di bagian tangan, kedua kaki, muka serta dada. Sedangkan kondisi pasien cukup stabil,” ujar Elysa, Senin (19/10/2015).

Lebih lanjut Elysa mengatakan setelah tahapan pembersihan luka, selanjutnya nanti Novi akan ditempatkan di ruang HCU bedah dengan penanganan khusus oleh dokter khusus. Namun Elysa mengaku belum tahu tidakan lanjutan apa yang akan dilakukan oleh tim dokter.

Hingga kini, tim gabungan dari BPBD, Perhutani, Koramil 0804/02 Plaosan, Polri, AGL (Anak Gunung Lawu), relawan, dan masyarakat masih melakukan pemadaman, pendinginan dan penyisiran di lereng Gunung Lawu untuk memastikan apakah masih ada korban atau tidak.

Jalur pendakian pos pendakian Cemoro Sewu pun masih ditutup, mengingat kondisi cuaca makin kering. Daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur sudah lebih dari dua bulan tidak hujan menyebabkan semak belukar kering dan mudah terbakar.

Agen Poker
loading...