Inilah Keronologi Terjadinya Kebakaran Gunung Lawu Yang Menelan Korban

54

Tujuh pendaki dipastikan meninggal dunia dalam kebakaran hutan Gunung Lawu, perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur, Minggu (18/10/2015) kemarin. Enam korban meninggal berhasil diidentifikasi.

Kebakaran di kawasan hutan Gunung Lawu, tepatnya di Cemoro Sewu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (18/10/2015) kemarin menyebabkan tujuh pendaki tewas terbakar  terjebak api. Inilah dugaan sementara penyebab dan kronologi lengkap proses evakuasinya!

Penyebab
Adapun penyebab kebakaran di sana menurut Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), adalah dipicu api unggun yang ditinggalkan pendaki. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNP Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, kronologi kejadian bermula pada pukul 08.00 WIB kemarin.

Saat itu terlihat kepulan asap di sekitar Pos 3 Cemoro Sewu. Kemudian pukul 09.30 WIB Tim gabungan dari Perhutani, Anggota Koramil 0804/02 Plaosan, dan masyarakat menuju TKP untuk melaksanakan pemadaman.

Kronologi lengkap

Pukul 13.40 WIB

Petugas mendapat informasi dari pendaki bernama Mansur Salim (46), warga Desa Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kabupaten Semarang, bahwa dirinya telah menolong satu pendaki di sekitar Pos 4 dan Pos 3, yakni Dita Kurniawan. Ia juga menginformasikan delapan korban masih terjebak di atas.

Pukul 14.00 WIB

Dita Kurniawan dibawa turun ke Pos 1 dan menceritakan bahwa pada Sabtu 17 Oktober 2015 rombongannya mendaki melalui jalur Cemoro Kandang bersama 13 orang temannya. Namun, 11 temannya belum diketahui keberadaanya karena terpisah dalam perjalanan.

Pukul 14.20 WIB

Petugas menemukan 1 korban bernama Eko Nurhadi (45) dalam keadaan luka bakar 50 persen.

Pukul 14.30 WIB

Korban dievakuasi ke Pos 1 Pemberangkatan, selanjutnya korban dievakuasi menuju RSUD Sayidiman Magetan.

Pukul 18.00 WIB

Tim gabungan TNI, Polri, Perhutani, BPBD, AGL ( Anak Gunung Lawu) dibantu Masyarakat Cemoro Sewu dan Singolangu masih melaksanakan penyisiran dan evakuasi.

Hasil penyisiran sementara sampai dengan saat ini diperoleh infomasi korban kebakaran hutan yang terjadi di antara Pos 3 dan Pos 4 adalah delapan orang dengan rincian tujuh tewas dan satu kritis.

Terkait dengan identitas korban, Kepala Kepolisian Resor Magetan Ajun Komisaris Besar Johanson Ronald Simamora menjelaskan, empat dari tujuh korban tewas telah diketahui identitasnya. Mereka adalah Rita Septi Hurika, 21 tahun, asal Ngawi; Joko Prayitno (31) asal Kebon Jeruk, Jakarta Barat; Nanang Setia Utama (16) dari Ngawi; dan Marwan, warga Ngawi. Sedangkan tiga lain hingga Ahad tengah malam belum diketahui identitasnya.