Tata Cara Dan Niat Puasa 10 Muharram Serta Hadist Sahih Seputar Puasa Tasu’a dan Asyura

67

Sapujagat.com – Hari Asyura (10 Muharram) merupakan hari bersejarah bagi umat Islam. Di hari itu, Allah menciptakan Nabi Adam sekaligus mengampuni dosa sang Nabi. Di hari itu pula, Allah menyelamatkan Nabi Nuh. Di Bulan Muharram ini bagi yang beragama Muslim dianjurkan untuk melakukan Puasa Sunnah yaitu Yang biasa di sebut dengan Puasa Tasu’a dan Puasa Asyura.

Pada tanggal 9 Muharram merupakan tanggal dimana Umat Muslim melakukan Puasa Tasu’a sedangkan pada tanggal 10 Muharram dilaksakannya Puasa Asyura. Pada Tahun 2015 bertepatan pada bulan Oktober tanggal 9 Muharram jatuh pada tanggal 22 Oktober 2015 dan sedangkan 10 Muharram jatuh pada tanggal 23 Oktober 2015.

Bagi umat Muslim yang melakukan Ibadah Puasa Tentuakan membutuhkan Niat Puasa Muharram sebagai Bagian dari Rukun menjalankan Ibadah Puasa. Yang menjalankan Ibadah Puasa Tasu’a dan Puasa Asyura sudah semestinya mengetahui lafadz yang diikrarkan tersebut.

Namun bagi kau muslim yang bermadzab Syafi’I madzab yang paling banyak dianut oleh mayoritas umat Islam Indonesia menjelaskan bahwa mengucap Lafadz niat Puasa Muharram adalah sebuah Kesunahan. Maka dari itu Tak ada salahnya kita mengtahui Niat Puasa Muharram : Puasa Tasu’a dan Puasa Asyuro yang benar.

Bagi anda yang belum mengetahui tentang kedua puasa ini maka tak ada salahnya anda menyimak mengenai niatan Puasa yang benar. Berikut merupakan Niat Puasa Muharram dengan Huruf arab dan latin serta arti dari niat tersebut

Lafadz Puasa Tasu’a “

نويت الصوم في يوم تاسوعاء سنة لله تعالي

Tulisan Latin : Nawaitu As Shauma fi Yaumi Taasu’a Sunnatan Lillahi Ta’ala

Artinya : Saya niat puasa Tasu’a, sunnah karena Allah ta’ala

Lafadz Puasa Asyura :

نويت الصوم في يوم عاشوراء سنة لله تعالي

Tulisan Latin : Nawaitu As Shauma fi Yaumi ‘Asyura Sunnatan Lillahi Ta’ala

Artinya : Saya niat puasa Asyura, sunnah karena Allah ta’ala

Hadist Sahih Seputar Puasa Tasu’a dan Asyura :

“Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhuma berkata : Ketika Rasulullah Saw tiba di Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa pada hari Asyura, maka Beliau bertanya : “Hari apa ini?. Mereka menjawab :“ini adalah hari istimewa, karena pada hari ini Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuhnya, Karena itu Nabi Musa berpuasa pada hari ini. Rasulullah pun bersabda: “Aku lebih berhak atas Musa daripada kalian” Maka beliau berpuasa dan memerintahkan shahabatnya untuk berpuasa. (H.R. Bukhari dan Muslim).