Rossi Bantah Menendang Marquez, Kecewa Dengan Hukumannya

45

Sapujagat.com – Akhir pekan yang panas dan sedikit asap di Sepang, Malaysia, sudah kian tambah panas saat rangkaian seri ke-17 MotoGP ini dimulai Jumat (23/10) lalu. Sebelum memulai free practice, rider sekelas Valentino Rossi, Marc Marquez dan Jorge Lorenzo diselimuti pertengkaran. Entah siapa yang memulai, bahkan mungkin tersulut dari media sosial.

Namun yang jelas, perseteruan ini sudah dibawa dari Phillip Island, Australia, tempat seri ke-16 digeber. Di Negeri Kanguru, Rossi terang-terangan mengeluh dengan gaya Marquez. Pembalap yang tak bisa dibantah merupakan sosok yang sudah matang dan lebih sabar dari tahun ke tahun itu, menilai Marquez berusaha membantu Lorenzo juara.

Tendangan kaki Valentino Rossi kepada motor Marc Marcquez membuat Marcquez terjatuh dan tidak bisa melanjutkan race. Namun Valentino Rossi menyangkal tidak menendang Marquez. Situs Crash melansir keterangan pers yang disampaikan Rossi, setelah dirinya diputuskan bersalah dan dihukum berupa start di posisi buncit di balapan terakhir di Valencia.

“Aku tidak ingin membuat Marquez terjatuh, aku tidak menendang dia.

“Kalau Anda melihat rekaman video yang diambil dari helikopter, yang mana telah aku tunjukkan kepada Race Direction, lihatlah potongan gambar demi gambarnya. Dari helikopter itu Anda bisa melihat lebih banyak, karena kalau dari samping, sepertinya aku menendang dia.

“Dari helikopter, kalau Anda lihat dalam slow motion, terlihat jelas kalau aku melebar. Aku tidak ingin bilang, aku menikung dengan wajar. Aku memang ingin menghambat dia, melambat, dan membuat dia kehilangan waktu. Karena itulah satu-satunya yang bisa aku lakukan. Karena di setiap pengereman dia menyalip aku, sering melambat di banyak tikungan, dan buatku dia tidak tidak membuka jalan di trek lurus.

“Ketika aku melambat, melambat, melambat, dan aku masuk untuk memotong jalur dia, (motor) kami bersentuhan. Dia mengenai kaki kiriku dengan stang motornya. Itulah alasan dia terjatuh, karena dia membuka stangnya ke kakiku, dan dia terjatuh.

“Tapi kalau Anda melihat gambar demi gambar rekaman dengan pelan, ketika aku mengangkat kaki dari pijakan motorku, Marquez sudah terjatuh. Dia sudah terjatuh.

“Pertama-tama, kalau aku ingin menendang dia, aku bisa saja menendang dia dari jarak 20-30 meter sebelum itu, karena kami sudah sangat rapat. Tapi terutama, kalau Anda menendang seorang pebalap MotoGP, dia tidak akan jatuh, karena motornya sangat berat, punya banyak grip.

“Dia menyentuh kakiku dengan stang motornya, dan dia terjatuh. Jadi, aku sangat kecewa dengan hukuman ini.”

Ditanya, kenapa dia dua kali mengangkat tangan ke arah Marquez sebelum insiden di lap ketujuh itu terjadi, Rossi menjawab:

“Aku melihat Marquez 5-6 kali di lap pertama. Aku lihat dia untuk bilang, ‘what you f**king doing? Kenapa kamu melakukannya lagi?”

Rossi, yang kini kansnya untuk menjadi juara hampir dipastikan sirna, tak lupa untuk “memberi selamat” kepada Marquez atas perseteruan mereka yang terpicu sejak hari Kamis lalu.

“Marquez memenangi pertarungan ini. Dia membuatku kehilangan gelar juara,: cetus The Doctor.