Ayo Dukung Rossi, “Cabut Hukuman Rossi” Capai 120.000 Pendukung

39

Sapujagat.comInsiden Rossi dengan Marquez pada balapan MotoGp Sepang 2015 membuat Rossi dapat hukuman penalti start paling belakang pada seri terakhir di Valencia setelah dinyatakan bersalah dalam insiden tabrakan yang membuat pembalap Repsol Honda Marc Marquez terjatuh di Grand Prix Malaysia, Minggu (25/10).

Marquez terjatuh menyusul duel sengitnya dengan Rossi dalam putaran tujuh balapan tersebut. Akibat insiden ini Rossi, yang masih terlibat dalam persaingan juara dunia MotoGP 2015, harus start dari posisi terakhir dalam balapan pamungkas di Valencia.

Sejak kejadian tersebut, beredar petisi untuk mencabut penalti Rossi. Nicholas Davis dari Virginia Water di Inggris, penggagas petisi ini, telah mendapatkan 121.264 pendukung di Change.org hingga Senin sore ini.

Anda juga dapat mendukung Petisi “Cabut Hukuman Rossi” disini pada kolom kanan Anda hanya mengisi nama, email , kode pose dan alasan mengapa Anda ikut mendungkung.

Nicholas Davis mengungkapkan “Integritas MotoGP jatuh ke tingkat memalukan. Anda telah mendukung taktik kotor dengan menghukum Rossi yang mengejar gelar juara sembari menghadapi gangguan dan sabotase Marc Marquez. Pada saat yang bersamaan Anda membiarkan Jorge Lorenzo menyalip pada saat keadaan bendera kuning, tanpa penalti,” kata Davis dalam petisinya kepada MotoGP Race Director Mike Webb dan pejabat FIM.

“Menjustifikasi perbuatan Marquez sama seperti halnya memperbolehkan pembalap saling menembak,” lanjut Davis.

Davis meminta Webb dan pejabat FIM untuk membatalkan penalti Rossi supaya Rossi bisa mengejar gelar juara dengan adil sesuai dengan posisi pada kualifikasi.

“Dengan membatalkan penalti Rossi, Anda akan mengembalikan integritas MotoGP,” kata Davis.

Rudi De Blick, seorang warga Belgia yang ikut menandatangani petisi tersebut, mengatakan bahwa FIM berlaku tidak adil dengan hanya menghukum Rossi dan membiarkan Marquez lolos tanpa hukuman padahal Marquez sengaja menghalang-halangi Rossi.

“Hukuman juga harus diberikan kepada Lorenzo karena menyalip Loris Baz pada bendera kuning. Ayolah bersikap serius dan adil!” kata De Blick.

Ahmad Nauman dari Pakistan menandatangani petisi ini karena dia merasa Rossi dan Lorenzo adalah calon juara.

“Marc tidak ada hubungannya dengan perebutan juara dan dia sengaja ikut campur dengan Rossi dengan cara menyundul dengkul Rossi dengan helm,” kata Nauman.

Senada dengan Nauman, Nguyen Nhan dari Vietnam mengatakan bahwa dirinya hanya ingin melihat balapan yang adil menuju gelar juara.

Perlu di ketahui, Rossi dapat hukuman penalti 3 poin yang berarti harus start paling akhir di seri MotoGP terakhir di Valencia, 8 November nanti.

Hukuman tersebut mencuatkan kemungkinan dirinya akan memboikot balapan Valencia sebagai bentuk protes atas keputusan tersebut.

Sebenarnya, Rossi yang bertengger di puncak klasemen masih unggul tujuh poin dari rekan setimnya, Jorge Lorenzo. Namun putusan otoritas MotoGP akan membuat hampir tidak mungkin bisa meraih gelar juara dunia musim ini.

Hanya dua syarat Rossi bisa tampil menjadi yang terbaik musim ini. Pertama, dia harus menjadi runner-up di Valencia. Gelar juara dunia langsung menjadi milik Rossi, dengan catatan Lorenzo tidak menyelesaikan balapan.

“Mungkin saya tidak akan balapan di Valencia dan saya harus memutuskan. Ini hukuman tidak adil karena saya tidak ingin membuat Marquez jatuh,” kata Rossi seperti dilansir FoxSports, Senin (26/10/2015).

“Saya ulangi kembali, saya minta maaf atas kecelakaan Marquez karena saya hanya ingin mengganggu lajunya. Saya selalu menjadi pembalap yang sportif,” papar The Doctor.

 

Agen Poker
Loading...