Anggota TNI Pergoki Istri Yang Tertangkap Basah Sedang Bercinta Dengan Pria Lain di Kontrakan

95

Sapujagat.com – Sedang heboh dengan berita Arzeti selingkuh dengan anggota TNI yang tertangkap basah di kamar Hotel Arjuna di Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur bersama Dandim Sidoarjo Jawa Timur Letkol Kav Rizeki. Anggota TNI AD Yon Zikon 13 berinisal AJA memergoki istrinya RAW berselingkuh dengan seorang pria, ABP. Saat digerebek RAW dan ABP dalam keadaan telanjang bulat di sebuah kontrakan di Jalan Bina Marga RT 006/006 Cipayung, Jakarta Timur sekitar pukul 22.30 WIB, Senin (26/10) malam.

Penggerebekan itu berawal ketika anggota TNI berinisial AJA mencurigai kelakukan istrinya, RAW (25). RAW yang bekerja di salah satu rumah sakit kerap pulang larut malam dengan alasan sibuk menyelesaikan pekerjaannya.

Setelah ditelusuri, ternyata RAW selingkuh dengan teman kerjanya berinisial ABP (27). RAW dan ABP kerap jalan bareng. Bahkan, ABP sering menjemput RAW di rumah sakit.

Untuk memastikan peselingkuhan istrinya, AJA meminta bantuan temannya mengamati gerak-gerik RAW di rumah sakit. Pada Senin sore (26/10/2015), teman AJA melihat RAW pulang bersama ABP. Teman AJA kemudian mengikuti dari belakang.

Benar saja, RAW bukannya diantar pulang ke rumahnya, melainkan masuk ke rumah kontrakan di Cipayung, Jakarta Timur. Padahal, saat itu jarum jam sudah menunjukkan pukul 22:00.

Teman AJA kemudian memberitahukan kejadian tersebut. Tak lama, AJA meluncur ke lokasi kejadian dan melakukan penggerebekan. Sekitar pukul 22:30, AJA mendobrak pintu kamar dan menemukan istrinya sedang asyik bercinta dengan ABP.

AJA marah, lalu menyeret istrinya bersama selingkuhannya ke kantor polisi. AJA melaporkan sang istri melakukan perzinahan dengan ABP.

Kasubag Humas Polres Jakarta Timur Kompol Husaima membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini, polisi masih mendalami kasus perselingkuhan tersebut.

“Benar, ada laporan tersebut (persinahan). Kasusnya ditangani Polsek Cipayung,” ujar Husaima, Rabu (28/10/2015).

Selanjutnya, kedua pasangan zina itu dibawa ke kantor polisi untuk diproses secara hukum.