Ahaha Kocak, Kakek Kakek Ini Membayar PSK Pakai Duit Monopoli - Infotainment News Online Terkini

JagatNews

Ahaha Kocak, Kakek Kakek Ini Membayar PSK Pakai Duit Monopoli

on

Aksi yang konyol dan menggelitik kita bahwa mengetahui laki laki paruh baya masih doyan ‘bermain’ dengan PSK. Entah setan apa yang merasuki sang kakek ini, aksi lucunya lagi dirinya membayar sang PSK dengan duit monopoli atau duit mainan.

Ada-ada saja kelakuan pria tua bernama Subakhir (60) ini. Kakek yang merupakan seorang warga Jepara, Jawa Tengah itu harus berurusan dengan Polisi karena tindakan yang ia lakukan. Subakhir kedapatan membayar seorang wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) dengan uang mainan.

Seperti dilaporkan Viva, Jumat (30/10/2015) kejadian ini terjadi pada Selasa lalu. Subakhir yang merupakan warga Jepara datang ke Semarang dan tiba di Terminal Terboyo. Di tempat tersebut, dikabarkan memang banyak dijumpai wanita-wanita yang ‘menjajakan diri’ kepada lelaki hidung belang.

Ternyata, Subakhir tergoda dengan situasi tersebut. Akhirnya, ia memutuskan untuk menyewa salah satu PSK bernama SA (28) yang memang mampu menarik perhatiannya sejak datang di Terboyo. Setelah bertransaksi, sang Kakek dan SA pun menuju sebuah hotel yang tak jauh dari lokasi terminal dengan perjanjian imbalan sebesar Rp 100 ribu.

Keduanya pun menyelesaikan kencan tersebut tak lama kemudian yang tentunya membuat Subakhir bahagia. Namun, kebahagiaan tersebut langsung berubah jadi ketegangan. Pasalnya, SA merasa ditipu Subakhir yang memberinya uang maninan. Ironisnya, hanya Rp 16 ribu uang asli yang diterima SA dari Subakhir.

Sontak saja, SA geram dengan aksi tersebut dan melaporkan Subakhir ke petugas hotel. Bahkan, sang kakek dibawa ke Polsek Genuk Semarang untuk mendapatkan penanganan.

“Sudah enak masak bayar pakai uang mainan. Jelas saya tak terima, kesepakatannya bayar Rp100 ribu kok. Masak uang dia yang asli cuma Rp16 ribu,” kata SA dengan nada jengkel di hadapan petugas hotel, dikutip viva.

Saat diperiksa, Polisi terkejut dengan penemuan banyaknya uang maninan di dalam tas Subakhir mulai dari Rp 2 ribu hingga Rp 100 ribu. Total ada Rp 28.489.000 uang mainan yang dibawa Subakhir kala itu.

“Iya, itu uang mainan semuanya yang sering digunakan akak-anak. Hanya Rp16 ribu yang asli,” kata Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Burhanudin.

Subakhir sendiri tak melakukan unsur pidana dalam kasus ini. Namun, SA yang merasa jengkel tetap meminta uang Rp 100 ribu yang harusnya ia terima. Lantaran Subakhir tak memiliki uang lagi, akhirnya salah satu polisi memberikan ganti rugi tersebut.

Recommended for you