Inalilahi, Legenda Dongeng Indonesia Pa Raden Meninggal Dunia Karna Infeksi Paru-Paru - Infotainment News Online Terkini

JagatNews

Inalilahi, Legenda Dongeng Indonesia Pa Raden Meninggal Dunia Karna Infeksi Paru-Paru

on

Sapujagat.com – Kabar duka datang dari tokoh kenamaan Drs Suyadi atau lebih dikenal dengan nama Pak Raden. Pak Raden menghembuskan napas terakhirnya pada Jumat (30/10/2015) sekitar pukul 22.00 WIB. Kabar itu didapat detikHOT dari akun resmi Facebook milik Pak Raden.

“Inna Lillahi wa inna ilaihi rajiun telah wafat kakek kami tercinta, guru bangsa, legenda dongeng Indonesia, maestro sketsa Indonesia Drs Suryadi (Pak Raden),” begitu penggalan tulisan di akun Facebook-nya.

“Iya benar, Pak Raden meninggal dunia jam 22.20 WIB di rumah sakit Pelni Petamburan,” kata cucu Pak Raden, Ilona dalam wawancara per telepon dengan Kompas.com di Jakarta, Jumat malam.

Menurut Ilona, kondisi kesehatan Pak Raden menurun drastis sejak tadi siang. Pria yang dikenal dengan blangkon dan kumis lebatnya itu mengalami infeksi pada paru kanan. (Baca Juga: “Kisah Hidup Pa Raden Dan Kumpulan Foto Pa Raden Semasa Hidup“)

“Tadi siang masuk ke ICU, dia ada infeksi berat di paru kanan, dia juga demam tinggi. Waktu itu ibuku nemenin,” ujar Ilona.
Semasa hidupnya, Pak Raden dikenal sebagai pendongeng dan seniman berdarah Jawa yang memiliki kumis tebal. Ia juga yang menciptakan tokoh Si Unyil.

Pak Raden merupakan seniman lulusan Intitut Teknologi Bandung (1952-1960). Ia pun melanjutkan studinya ke Prancis (1961-1963).

Kondisi ekonominya yang morat-marit ditambah fisiknya yang sering sakit-sakitan, Suyadi sempat menawarkan lukisan Pa Raden ke Joko Widodo yang kala itu masih menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Kalau lukisan ini laku, saya gunakan untuk berobat kaki saya,” kata Pak Raden di Balaikota Jakarta, Jumat (13/9/2013).

Untuk membantu pengobatan Drs Suryadi atau yang akrab dipanggil Pak Raden, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto membeli lukisannya seharga Rp 50 juta. Lukisan yang berjudul ‘Perang Kembang’ itu mulanya hanya mau dijual khusus ke Gubernur DKI Joko Widodo atau Jokowi .

Menurut Budi Purnomo Karjodihardjo, Koordinator Media Center Prabowo Subianto , pertengahan September lalu, tim Prabowo membaca pemberitaan media, Pak Raden mendatangi beberapa pejabat DKI Jakarta untuk menjual lukisannya guna keperluan berobat.

“Pertengahan September 2013, kami membaca berita, dengan alasan untuk membiayai kesehatan kakinya, pendongeng senior Drs Suyadi yang dikenal sebagai Pak Raden yang menggunakan kursi roda serta menggunakan atribut yang khas dengan beskap, kumis, dan tongkat kayu mendatangi beberapa pejabat di Jakarta, tujuannya untuk menjual lukisan berjudul ‘Perang Kembang’,” kata Budi Purnomo dalam siaran pers, Selasa (1/10).

Mengetahui haL itu, Prabowo Subianto tergerak untuk membantu Pak Raden. Setelah itu, Budi menerangkan, kemudian pihak Prabowo menjalin komunikasi dengan Pak Raden untuk membeli lukisan yang ditawarkan ke beberapa pejabat DKI Jakarta.

“Makanya kemudian kami menjalin komunikasi dengan pak Raden dan membeli karya lukis Pak Raden tersebut senilai Rp 50 juta,” kata Budi Purnomo.

Dengan pembelian lukisan Pak Raden, menurut Budi, Prabowo berharap dana dari penjualan itu bisa digunakan dengan maksimal untuk pengobatan dan perawatan kesehatan Pak Raden. Lebih lanjut, Budi menjelaskan, Prabowo berdoa semoga kesehatan Pak Raden lekas membaik dan sembuh seperti sedia kala.

Recommended for you