Istana Negara Akan Dikepung 50 Ribu Buruh , Inilah Jalan Alternatif Hindari Macet

39

Sapujagat.com – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama KSPSI AGN, KSBSI, KPBI, KASBI, SPN, FSPMI,dan 60 federasi serikat pekerja lainnya yang tergabung dalam Komite Aksi Upah (KAU) bakal menggelar aksi demonstrasi dan mogok kerja pada akhir Oktober hingga Desember 2015.

Titik fokus para demonstran, seperti kawasan bundaran HI, Istana Negara, Gedung DPR/MPR, dan kawasan Kebun Sirih – Sarinah. Sekretaris Jenderal KSPI Muhammad Rusdi mengatakan ada sejumlah agenda yang akan dilakukan buruh sebagai bentuk penolakan kaum buruh tersebut. Salah satunya, buruh melakukan aksi demonstrasi besar-besaran pada 30 Oktober 2015.

“Pada 30 Oktober 2015, menjadi puncak aksi di mana kita akan bertahan (demonstrasi) di depan Istana Negara jika belum ada jalan keluar,” kata dia.

Rusdi menyatakan, pada aksi tersebut akan dihadiri oleh sekitar 50 ribu buruh dari tiga provinsi, antara lain dari DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

“Kita akan aksi besok secara maksimal. Ada 50 ribu dari tiga provinsi, seperti Jakarta, Jawa Barat dari Bekasi, Bogor, Depok, Karawang, Purwakarta, dan Cilegon (Banten),” lanjutnya.

Dalam aksi besok, buruh akan mulai berkumpul di depan Patung Kuda sebelah Gedung Indosat, pukul 10.00 WIB untuk selanjutnya akan berjalan kaki menuju depan Istana Negara untuk menggelar aksi unjuk rasa.

“Kita akan long march dari depan Patung Kuda menuju Istana Negara,” ungkapnya.

Untuk menghindari kemacetan karna Demo Buruh, Berikut ialah Jalan Alternatif untuk Hindari Macet Saat Terjadi Demo Buruh

. Penutupan Jalan di Kebon Sirih – Sarinah

1. Arus kendaraan dari arah Jalan Abdul Muis menuju Kebon Sirih dialihkan ke arah Jalan Facherudin – KH Mas Mansyur, dan seterusnya.

2. Arus kendaraan dari arah Jalan Agus Salim dialihkan ke kanan Kebon Sirih – Tugu Tani.

3. Arus kendaraan dari Jalan Abdul Muis menuju Jalan Medan Merdeka Barat melalui TL (trafficc light) Museum akan dialihkan ke Jalan Abdul Muis – Fachrudin.

4. Arus kendaraan dari arah Jalan Abdul Muis menuju Sudirman – Thamrin dialihkan ke Jalan Fachrudin.

5. Arus kendaraan dari arah Kwitang Senen yang menuju Monas, diputarbalikkan di Doorbrak Gunung Agung atau melalui Medan Merdeka Timur – Gambir.

II. Harmoni dan Istana Negara

1. Arus Kendaraan dari arah Jalan Suryo Pranoto menuju jalan Sudirman – Thamrin diluruskan ke arah Jalan Juanda atau dialihkan ke kiri ke Jalan Gajah Mada maupun ke kiri Jalan KH Hasim Ashari – Grogol – Jalan S Parman.

2. Arus kendaraan dari arah Hayam Wuruk menuju Jalan Sudirrman – Thamrin dialihkan ke kiri menuju Jalan Juanda – Jalan Pos – dr Sutomo – Gunung Sahari.

3. Dari arah veteran yang ingin menuju Jalan Sudirman – Thamrin dialihkan ke Jalan Suryo Pranoto – Tomang – Balikpapan – Kyai Caringin – Tomang Raya – Jalan S Parmaan atau ke Jalan Gajah Mada maupun ke kiri Jalan KH Hasyim Ashari – Grogol – Jalan S Parman Maupun Daan Mogor.

4. Arus Kendaraan dari Jalan Veteran 1 menuju ke arah Harmoni diputarbalikkan menuju Jalan IR H Juanda dan diluruskan ke arah Pasar Baru.

5. Arus kendaraan dari Jalan Medan Merdeka Utara yang menuju ke arah TL Oteva diputarbalikkan menuju ke arah Jalan Veteran 1.

6. Arus kendaraan dari Jalan Medan merdeka Timur tak boleh masuk ke Jalan Medan Merdeka Utara, tetapi dibelokkan ke Jalan Perwira mengarah ke Lapangan Banteng

III. Bundaran HI

1. Arus kendaraan dari Jalan Sudirman ke Bundaran HI dialihkan ke Jalan Tanjung Karang – Kendal – Latuharhary atau Tanjung Karang Belok ke kiri ke Jalan Blora – kembali lagi ke Jalan Sudirman arah Semanggi.

2. Arus kendaraan dari arah Jalan Kendal menuju ke Jalan Tanjung Karang ditutup dan dialihkan ke arah Jalan Blora – ke kiri menuju Jalan Sudirman arah Semanggi.

3. Arus kendaraan dari Jalan Imam Bonjol dibelokkan menuju ke Jalan Pamekasan.

IV. Gedung DPR/MPR

A. Fly Over Senayan :

1. Penutupan Jalan Gatot Soebroto arah barat.

2. Kendaraan dari arah timur / dari Semanggi diarahkan belok kiri ke Jalan Gerbang Pemuda.

3. Kendaraan dari arah Selatan / dari Lapangan Tembak diarahkan lurus naik flyover ke arah Lakdogi atau balik arah melingkar dibawah Flyover.

B. Traffic Light Lapangan Tembak:

1. Penutupan Jalan Gelora / belakang Gedung DPR/MPR RI.

2. Kendaraan dari arah utara / dari arah flyover Senayan diarahkan ke Jalan Asia Afrika.

3. Kendaraan dari timur / dari Jalan Asia Afrika diarahkan ke Jalan Gerbang Pemuda atau balik arah ke Jalan Asia Afrika lagi.

C. Traffic Light Pospol Palmerah

1. Penutupan Jalan Gelora / Belakang Gedung DPR/MPR RI.

2. Kendaraan diarahkan lurus menuju Permata Hijau.

D. Pertigaan Manggala Wanabhakti

1. Penutupan Jalan arah Pospol Palmerah / Permata Hijau.

2. Kendaraan diarahkan lurus ke arah Slipi.

E. Off ramp Pulo Dua / Jalan Tol

1. Penutupan Off Ramp Pulo Dua.

2. Kendaraann diluruskan ke arah Slipi/Tomang.

F. Off Ramp Dharmais

Arus kendaraan dalam tol yang datang dari arah barat menuju timur dikeluarkan melalui off ramp Slipi 2 yang selanjutnya dialihkan ke Jalan KS Tubun, Palmerah atau diputarbalik di bawah flyover Slipi.

G. Off Ramp Tegal Parang

Arus kendaraan dalam tol yang datang dari arah timur menuju ke arah barat dikeluarkan melalui off ramp Tegal Parang yang selanjutnya dialihkan ke Jalan Rasuna Said maupun Mampang.