Ribuan Buruh Ancam Menginap di Depan Istana Bila Tuntutan Tak Terpenuhi - Infotainment News Online Terkini

JagatNews

Ribuan Buruh Ancam Menginap di Depan Istana Bila Tuntutan Tak Terpenuhi

on

Sapujagat.com – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama KSPSI AGN, KSBSI, KPBI, KASBI, SPN, FSPMI,dan 60 federasi serikat pekerja lainnya yang tergabung dalam Komite Aksi Upah (KAU) bakal menggelar aksi demonstrasi dan mogok kerja pada akhir Oktober hingga Desember 2015.

Ribuan buruh dari berbagai elemen masih bertahan di depan Istana Merdeka hingga Jumat (30/10/2015) sekitar pukul 18.30 WIB.  Aksi mereka masih terkait tuntutan agar pemerintah mencabut Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Anggota Komisi IX, Rieke Diah Pitaloka Mendukung aksi demo puluhan ribu buruh yang berdemonstrasi di depan Istana Negara untuk pencabutan PP Pengupahan no.78 tahun 2015. Kata Rieke, PP Pengupahan yang dikeluarkan Presiden Jokowi sangat tidak benar dan menciderai hati pekerja Indonesia.

“Dalam PP Pengupahan dialog sosial dihilangkan dari proses tripartid,” ujar Rieke.

Legislator PDIP ini berharap, seharusnya PP pengupahan dicabut dan dikembalikan kepada sistem yang lama. Ia menambahkan, PP Pengupahan sangat tidak adil. Tidak bisa proses pengupahan yang sudah dilakukan berbulan-bulan dan kemudian di ujungnya dipotong begitu saja sehingga apa yang dilakukan dewan pengupahan menjadi tak berlaku.

“Harusnya sekarang sudah diputuskan sesuai dengan survei yang dilakukan oleh dewan pengupahan,” pungkasnya.

Menurut salah satu pengunjuk rasa yang berorasi, mereka akan tetap bertahan hingga besok hari.

buruh ancam menginap di istana negara

“Walau bagaimana pun, kita akan tetap berada di sini, teman-teman. Hidup buruh!” ujar dia.

Buruh berunjuk rasa sambil meneriakkan yel-yel dan lagu-lagu perjuangan.

Di sisi lain, pihak kepolisian yang berjaga di depan Istana mengimbau massa buruh agar membubarkan diri karena batas waktu berunjuk rasa, yakni pukul 18.00, telah habis.

“Kami meminta agar rekan-rekan buruh dapat membubarkan diri dengan tertib karena waktu sudah menunjukkan pukul 18.20,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Hendro Pandowo melalui pengeras suara.

Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas kendaraan di Jalan Medan Merdeka Utara masih dialihkan.

Recommended for you