Robby Abbas Yakin Amel Alvi Akan Buka Bisnis Prostitusi Online Sendiri

82

Sapujagat.comMucikari Prostitusi Online Robby Abbas divonis 1 tahun 4 bulan penjara dan harus mendekam di Rumah Tahanan Cipinang karna melanggar pasal 296 KUHP tentang kesusilaan.

Robby sebagaimana dilansir Liputan6, ditangkap usai menjual Amel Alvi kepada polisi yang menyamar di Hotel Ritz Carlton Jakarta. Robby diciduk tanpa perlawanan, sedangkan Amel ditangkap dalam keadaan telanjang bulat.

Keadaan Robby Abbas yang tidak bisa lagi menjalankan bisnisnya membuatnya memikirkan nasib para anak buahnya termasuk Amel Alvi.

Melalui kuasa hukumnya , Pieter mengungkapkan selama Robby mendekam dalam bui, ada kemungkinan jika anak buahnya yakni Amel Alvi nantinya akan membuka bisnis sendiri tanpa bernaung pada Robby.

amel alvi hot

Usai persidangan kemarin, beberapa barang bukti milik Amel Alvi seperti telepon genggam dan barang pribadi miliknya telah disita oleh penyidik. Kurangnya tempat bergerak bagi Robby Abbas membuatnya tidak lagi bisa mengawasi rutinitas apa yang dilakukan Amel Alvi selanjutnya.

Meski hanya handphone saja yang dibawa oleh penyidik untuk dimusnahkan, namun Pieter yakin jika nantinya naak buah dari Robby tersebut tetap menjalankan bisnisnya sendiri.

Kebebasan Amel Alvi ini ternyata membuat pengacara hukum Robby Abbas tidak terima. Pieter II berusahan untuk membuat permohonan agar Amel Alvi juga harus diberi sanksi layaknya kliennya.

Pieter II tidak setuju jika pihak pengguna dan yang melakukan tersebut tidak dikenai pasal apapun. Karena seharusnya pihak penggunanya juga harus diberikan sanksi hukum. Itulah mengapa Kuasa hukum Robby merencanakan untuk mengajukan permohonan uji materi terhadap Amel Alvi dan juga penggunanya.

Menurut Pieter semua orang sama dimata hukum, jika kliennya ditahan lalu mengapa Amel Alvi dibebaskan?.

Kabar sebelumnya menyebutkan jika Amel Alvi sempat merugi, pasalnya barang bukti berupa uang sebesar Rp. 45 juta ludes dikembalikan kepada pihak kepolisian. Meski begitu Amel terbilang beruntung karena dalam kasus tersebut dirinya berstatus sebagai saksi dan juga korban sehingga tidak ada sanksi yang diberikan.

Pada sidang sebelumnya Amel Alvi sempat diminta untuk datang ke tempat persidangan untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Kala itu Amel Alvi datang dengan nuansa yang serba tertutup dibalut dengan baju yang berwarna hitam.