Karna Masalah Cinta, Iptu Budi Riyono Tembak Kepala Sendiri

36

Sapujagat.comIptu Budi Riyono ditemukan tewas dengan kondisi luka tembak di kepala bagian kanan diduga bunuh diri. Korban tewas akibat sengaja menembakkan senjata api miliknya. Berdasarkan informasi yang dihimpun di sekitar lokasi, korban datang pada Jumat, 30 Oktober 2015 atau sehari sebelum kejadian.

Setelah itu, tetangga samping rumah korban mendengar suara letusan sekitar pukul 05.30 WIB. Lalu polisi berdatangan ke rumah tersebut dan mendapati Iptu Budi sudah terkapar. Jasad korban menurut Liputan6, langsung dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Tangerang.

Tewasnya Budi Riono meninggalkan luka dan kesedihan bagi istri dan ketiga anaknya. Terduduk di kursi rumahnya, di Jalan Haji Bentol, RT 02/07, Larangan Selatan, Larangan, Kota Tangerang, Kartika, sang istri tampak duduk lemas. Mulutnya tak henti mengucap doa.

Sekitar pukul 20.00, mobil yang mengangkut jenazah Budi Riono tiba di rumah duka. Melihat sang suami yang sudah terbaring dalam peti, Kartika langsung histeris bukan kepalang. Tubuhnya lansung lemas, hampir pingsan.

Dua anak tertua Budi Riono, yakni Anda yang duduk di bangku SMA dan Rio yang duduk di bangku SMP juga mengucurkan air mata sembari sesenggukan. Anak ketiga Budi dan Kartika yang masih berusia tiga tahun tidak terlihat di lokasi. Mungkin, pihak keluarga tidak mau anak bungsu Budi menyaksikan kesedihan mendalam ibu, kakak, dan para handai taulan yang hadir malam itu.

Rumah satu lantai yang berada di gang selebar kurang lebih empat meter itu dijejali anggota kepolisian dari jajaran Polsektro Cipondoh dan Polrestro Tangerang. Jenazah Budi Riono langsung dibawa ke masjid terdekat untuk didoakan, sebelum menuju perhentian terakhir di Meruya, Kembangan, Jakarta Barat.

Asmara terlarang?

Sementara itu Kapolsek Cipondoh, Kompol Paryanto, mengatakan berdasarkan hasil autopsi di RSUD Kota Tangerang, dipastikan bahwa meninggalnya Budi Riono akibat bunuh diri menggunakan pistol miliknya. Dua luka tembak ditemukan di atas telingan bagian kanan kepala korban.

Sehari sebelum tewas, Jumat (30/10) malam, Budi datang ke Cluster Griya Kenanga untuk keperluan menginap. Budi Riono diketahui menginap di rumah teman dekat yang belakangan diketahui sebagai WIL-nya, Helin Herlina, dengan alasan akan ada kegiatan pada Sabtu.

“Berdasarkan keterangan saksi dan olah TKP,  untuk sementara motif bunuh diri korban murni karena masalah percintaan. Korban bermaksud menikahi wanita idaman lain (WIL) nya. Namun, WIL menolak dan korban merasa takut ditinggalkan,” jelas Paryanto sebagaimana dilansir Republika.

Meski demikian, proses penyelidikan tetap berlanjut. Paryanto menuturkan masih ada kemungkinan untuk sampai pada kesimpulan lain. Meski begitu, dia menyatakan Budi Riono tidak memiliki masalah hidup tertentu yang membuatnya merasa tertekan.

Sabtu malam, jenazah Budi Riono dikebumikan di Meruya, Jakarta Barat. Menurut Paryanto, hingga saat ini, keluarga korban, terutama istri dan anaknya masih terkejut dengan musibah yang menimpa Budi Riono. Paryanto juga mengkonfirmasi bahwa bunuh diri yang dilakukan Budi terjadi sekitar pukul 07.00 WIB.

Agen Poker
loading...