Pak Sartono Pencipta Hymne Guru Meninggal Karna Komplikasi - Infotainment News Online Terkini

JagatNews

Pak Sartono Pencipta Hymne Guru Meninggal Karna Komplikasi

on

Sapujagat.com – Kabar mengejutkan datang dari pencipta lagu “Hymne Guru” yaitu Pak Sartono telah wafat pada Minggu (1/11/2015) pukul pukul 12.50. Kabar tersebut di benarkan oleh sang istri, Damiati.

Pak Sartono meninggal dunia tadi siang pukul 12.50, setelah proses administrasi selesai langsung dibawa ke rumah duka,” jelas Kepala Perawat RSUD Kota Madiun Atri Laksono.

Jenazah Pak Sartono di makamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Minggu sekitar pukul 18.30.

Menurut Atri Laksono, Sartono mengidap penyakit komplikasi seperti penyumbatan darah di otak, darah tinggi hingga diabetes.

“Pak Sartono juga punya riwayat sakit stroke, kondisinya makin menurun sejak Sabtu (31/10) sore lalu. Mulai dari cara mata berkedip, kemampuan komunikasi verbal nol dan tensi darah sempat menurun. Beliau masuk RSUD sejak 20 Oktober lalu,” kata Atri.

Di rumah duka Jalan Halmahera, karangan bunga terus berdatangan, termasuk dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, Wali Kota Madiun, Bupati Madiun, dan kalangan PGRI, IGI.

Sebelum jenazah diberangkatkan ke peristirahatan terakhir, jenazah sempat disalati, dengan imam Ketua MUI Kota Madiun KH Sutoyo.

Sementara menurut Damiati, istri almarhum, sebelum masuk ICU RSUD Kota Madiun, sempat membisikinya, dan mengucapkan terima kasih telah mendampingi.

“Bapak sempat berbisik, mengucapkan terima kasih saya telah mendampingi.

Setelah itu Bapak tidak sadarkan diri,” kata Damiati menggambarkan betapa romantis suaminya.

Menurut Damiati Sartono, detik-detik meninggalnya sang suami sangat mudah, meski sejumlah medis sempat memberikan pemacu jantung beberapa kali.

Sampai akhirnya melepas semua peralatan medis yang menempel.

“Oktober lalu, Bapak sempat terjatuh dari ranjang. Selang dua hari merasakan nyeri di lengan kirinya dan setelah itu nafsu makannya menurun drastis,” katanya.

Pak Sartono semasa hidupnya mengabdi sebagai guru seni musik di SMP Katolik Santo Bernardus, Jl A Yani, Kota Madiun, Pak Sartono pensiunan guru yang banyak mendapat penghargaan dari pemerintah.

Recommended for you