Polisi Masih Buru Pembunuh Adinda, Diduga Pelaku Adalah Paedofil

57

Sapujagat.comAdinda Anggia Putri (12 tahun) siswi sekolah di MTs Al-Mubarak Jatiluhur, Jakarta Pusat di temukan tewas mengenaskan di area Perhutani Petak 17, RPH Tenjo, Desa Pangaur, KecamatanJasinga, Kabupaten Bogor pada 23 Oktober lalu.

Pihak kepolisian akhirnya mengungkapkan kalau ada tanda pemerkosaan sebelum korban meninggal dunia.

“Awalnya kami kira korban haid jadi diperkosa lewat belakang. Dari hasil visum diketahui korban diperkosa lewat depan dan belakang (anus). Dugaan pelakunya bukan kelas anak kecil, tapi pedofil,” tegas Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Krishna Murti, Minggu (1/11/2015) di Polda Metro.

Krishna melanjutkan dugaan korban tewas diduga sekitar 8-12 jam sebelum diotopsi. Dimana korban dinyatakan hilang pada pukul 14.00 WIB dan ditemukan pada Jumat (23/10/2015) pagi.

“Hasil otopsi, dari lambung, gerus makan terakhir diketahui perkiraan tewasnya 8-12 jam sebelum diotopsi. Diduga korban dibunuh malam hari,” kata Krishna.

Ditanya soal dugaan pelaku apakah lebih dari satu orang, Krishna belum bisa memastikan pasalnya masih dilakukan penyelidikan. Dan berkali-kali olah TKP, termasuk merunun peristiwa tersebut sejak korban hilang hingga jenazahnya ditemukan,

Krishna meyakini tim gabungan Polres Bogor dan Polda Metro yang menangani kasus tersebut pasti berhasil mengungkap, namun memang membutuhkan waktu. Pasalnya rumah korban berada di Benhil, Jakpus wilayah hukum Polda Metro, sedangkan jenazah korban ditemukan di wilayah Bogor, Jabar.

‎Krishna menambahkan pihaknya sudah memeriksa beberapa saksi, termasuk juga ibu korban. Dan Ibu korban juga telah membuat laporan ke Polda Metro Jaya.

“Laporan polisi sudah dibuat di Polda Metro Jaya dengan laporan kehilangan anak dan anak telah ditemukam tewas di Bogor,” ucap Krishna.

Sebelum kasus pembunuhan Adinda, Publik belum lupa atas kejadian Penemuan mayat bocah dalam kardus di Kalideres, Jakarta Barat pada Sabtu (3/10) menyentak publik. Bocah perempuan berusia 9 tahun itu diperkosa, dibunuh dengan keji, lalu dimasukkan ke dalam kardus, dan dibuang di pinggir jalan. (Baca Juga: “Kronologi Pembunuhan Anak Dalam Kardus“)