Bocah 7 Tahun Hebohkan Netizen China Karna Rawat dan Hidupi Ayahnya yang Lumpuh

67

Sapujagat.com – Netizen China kaget dan terharu ketika membaca berita mengenai seorang bocah 7 tahun di kota Guizhou yang setia merawat ayahnya yang terbaring lumpuh.

Ou Yangli, bocah laki-laki asal provinsi Guizhou, China ini mendapat musibah pada musim panas 2013, karena ayahnya jatuh dari lantai dua rumah mereka. Dilansir CCTV News pada Jumat (30/10/2015), peristiwa tersebut mengakibatkan sebuah cedera tulang belakang yang dialami Ou Tongming dari pinggang ke bawah hingga menjadi lumpuh.

Shanghaiist melaporkan pada Sabtu (31/10) bahwa Ou Yanglin rajin bangun pagi pukul 06.00 untuk mempersiapkan makanan bagi ayahnya Ou Tongming sebelum kemudian berangkat ke sekolah.

077030600_1446194789-jagayah3

Setelah sekolah, bocah segera pulang ke rumah untuk menyuap ayahnya. Setelah itu ia memulung barang-barang yang dapat dijual.

“Ayah saya memerlukan obat tetapi saya tidak punya uang, makanya saya harus bekerja” tutur bocah itu.

Dia dapat mengumpulkan 20 yuan (sekitar Rp 43 ribu) sehari. Setelah memulung, dia pulang ke rumah untuk mempersiapkan makan malam dan mengolesi ayahnya dengan obat.

Bocah itu melakukan hal tersebut sejak sang ibunya meninggalkan ayahnya begitu saja.

075496300_1446194738-jagayah1

Ou Tongming, seorang pekerja konstruksi, mengalami kecelakaan dua tahun lalu ketika terjatuh dari lantai dua bangunan rumah yang dibangunnya. Dia divonis menderita patah tulang belakang yang mengakibatkannya lumpuh dari pinggang ke bawah.

Perawatan yang dijalaninya tidak kunjung menyembuhkannya. Uang tabungan mereka pun habis untuk biaya rumah sakit.

Setahun setelah kecelakaan yang menimpanya, istrinya meninggalkan dia.

Pemerintah China hanya memberikan bantuan tunai 300 yuan (sekitar 655 ribu Rupiah) per bulan. Terkadang tetangga yang murah hati memberikan bantuan makanan buat keluarga itu.

Tongming sempat berpikir untuk bunuh diri saja karena dia tidak mau menyusahkan putranya itu.

“Namun saya tidak sanggup meninggalkannya yatim piatu begitu saja,” uturnya.

“Saya tidak dapat hidup tanpa ayah saya” kata bocah ini. Dia bertekad, jika besar nanti, akan mengumpulkan uang untuk menyembuhkan ayahandanya.

0841256guizhouboy-3780x390

Kondisi tersebut membuat Tongming merasa kasihan dengan anaknya. Ia bahkan pernah berpikir melakukan bunuh diri untuk mengakhiri rasa sakitnya. Namun, setiap kali ia memikirkan Yonglli yang seorang yatim memaksanya untuk mempertimbangkan keputusannya kembali.