Ferrari Bantu Pengacara Agar Rossi Menang Di Pengadilan CAS

52

sapujagat.comValentino Rossi dijatuhi hukuman memulai lomba di belakang “Grid” pada GP Valencia pada 8 November. Ini merupakan hukuman atas kesalahannya “menendang” Marc Marquez saat lomba GP Malaysia di sirkuit Sepang, Minggu (25/10/2015).

Valentino Rossi belum menyerah meski upaya bandingnya ditolak federasi internasional balap motor (FIM). Pembalap Italia tersebut melancarkan upaya lain. Dia mengajukan banding ke Court of Arbitration of Sport (CAS) alias  Badan Arbitrase Olahraga dunia.

Kabar terbaru menyebutkan Court of Arbitration for Sport (CAS) yang menjadi arbitrase olahraga dunia sudah menerima semua keterangan yang didapatkan dari pers dari CAS, yang mengonfirmasi apabila Rossi memang mengajukan banding.

Pada keterangan banding kepada CAS, Valentino Rossi  meminta, supaya pengurangan poinnya yang telah dikurangi, dari 3 point jadi 1 point saja.

Tim Formula1 asal Italia, Ferrari yang mendukung Rossi dalam masalah ini memberikan bantuannya untuk pembalap berjuluk The Doctor itu.

Bantuan yang dimaksud adalah tim kuda jingkrak itu meminjamkan pengacaranya, Massimiliano Maestretti, untuk membantu Rossi. Maestretti memiliki pengalaman panjang dalam kasus-kasus olahraga.

Dia pernah memenangkan kasus diskualifikasi yang menimpa Michael Schumacher dan Eddie Irviene pada 1999. Saat itu, duo pembalap Ferrari tersebut didiskualifikasi karena dianggap bekerja sama untuk memuluskan jalan Irvine menjadi juara GP Malaysia.

Setelah didiskualifikasi, Mika Hakinen yang merebut gelar juara GP Malaysia. Namun, setelah Ferrari banding dan menang, Irviene berhasil mendapatkan gelar juaranya di Sepang.

Karena itu, Rossi harus optimistis dengan bantuan Ferrari tersebut. Apalagi, Rossi memiliki data-data yang mendukung alibinya. “Setiap orang punya persepsi berbeda dalam membaca data,” kata Rossi di La Gazetta dello Sport, Minggu (2/11).