Hari Pahlawan, Inilah Puisi dan Kata-Kata Mutiara Peringati Hari Pahlawan 10 November

98

Sapujagat.com – Setiap tanggal 10 November memang selalu diperingati sebagai Hari Pahlawan. Ini dimaksudkan untuk mengenang pertempuran besar yang terjadi di Surabaya dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia yang telah diproklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945.

Dimana pasukan-pasukan pro kemerdekaan Indonesia bersama para milisi bertempur melawan pasukan Inggris dan Belanda sebagai bagian dari Revolusi Nasional Indonesia. (Baca Juga: “ Inilah 50 Gambar DP BBM Ucapan Selamat Hari Pahlawan 10 November“)

Sebagai generasi masa depan sangat tidak pantas jika kita melupakan jasa besar para pejuang karena tanpa jasanya kita semua tidak akan seperti saat ini. Bagi kalian yang sedang mencari kata-kata ucapan selamat hari pahlawan atau sedang mencari kata-kata mutiara hari pahlawan dan Puisi Hari Pahlawan bisa melihat dibawah ini.

Contoh kata ucapan Hari Pahlawan:

“Selamat Hari Pahlawan, Perjuangan Belum Berakhir!”

“Rawe-rawe Rantas, Malang-malang Putung, Merdeka Atau Mati!”

“Perjuangan melawan penjajah memang sulit, namun perjuangan menghadapi dirimu sendiri adalah lebih sulit.”

“Darahmu tumpah di Tanah Pusaka, jiwamu mengawal tegaknya Indonesia, Engkau pahlawanku, engkau kusuma negaraku!”

“Jika rasa takut dalam kebaikan tidak hilang, maka yakinlah bahwa kemajuan hanyalah angan semata.”

 
“Perjuangan melawan para penjajah memanglah sangat sulit namun perjuangan melawan bangsamu sendiri adalah hal yang lebih sulit.”
 
“Tanpa semangat, secanggih apapun senjata yang kamu pergunakan tidak ada apa-apanya tapi dengan semangat yang membara sebatang bambu runcing bisa membuat kita meraih kemerdekaan.”
 
“Jika rasa takut dan malu dalam kebaikan tidak hilangkan maka yakinlah bawa kemajuan hanyalah angan yang tidak akan menjadi kenyataan.”
 
“Ketika moral generasi masa depan hancur maka tunggulah kehancuran bangsa.”
 
“Percayalah akan potensi yang kalian miliki dan tanamkanlah rasa saling peduli untuk negeri yang kita cintai.”
 
“Berkacalah pada sejarah yang telah terukir indah dan berhentilah menatap masa depan dengan mata yang buta.”
 
“Lihatlah masa depan bangsa dengan cara melihat generasi masa depan.”
 
“Ketika anda berkaca terhadap sejarah perjuangan para pahlawan maka ciptakanlah sejarah baru agar bisa di kenang oleh generasi yang akan datang sebagai cerminan keindahan.”
 
“Garuda adalah lambang negara indonesia yang memberikan gambaran untuk para pemuda dan pemudi indonesia sebagai sayapnya. Kibarkanlah sayapmu wahayai generasi bangsa dan jungjung tinggilah harkat dan martabat negeri tercinta kita.”

“Perjuangan melawan para penjajah memanglah sangat sulit namun perjuangan melawan bangsamu sendiri adalah hal yang lebih sulit.”

“Tanpa semangat, secanggih apapun senjata yang kamu pergunakan tidak ada apa-apanya tapi dengan semangat yang membara sebatang bambu runcing bisa membuat kita meraih kemerdekaan.”

“Jika rasa takut dan malu dalam kebaikan tidak hilangkan maka yakinlah bawa kemajuan hanyalah angan yang tidak akan menjadi kenyataan.”

“Ketika moral generasi masa depan hancur maka tunggulah kehancuran bangsa.”

“Percayalah akan potensi yang kalian miliki dan tanamkanlah rasa saling peduli untuk negeri yang kita cintai.”

“Berkacalah pada sejarah yang telah terukir indah dan berhentilah menatap masa depan dengan mata yang buta.”

“Lihatlah masa depan bangsa dengan cara melihat generasi masa depan.”

“Ketika anda berkaca terhadap sejarah perjuangan para pahlawan maka ciptakanlah sejarah baru agar bisa di kenang oleh generasi yang akan datang sebagai cerminan keindahan.”

“Garuda adalah lambang negara indonesia yang memberikan gambaran untuk para pemuda dan pemudi indonesia sebagai sayapnya. Kibarkanlah sayapmu wahayai generasi bangsa dan jungjung tinggilah harkat dan martabat negeri tercinta kita.”

 

Puisi untuk Pahlawanku

Demi negeri
Kau korbankan waktumu
Demi bangsa
Rela kau pertaruhkan nyawamu
Maut menghadang di depan
Kau bilang itu tantangan

Nampak raut wajahmu
Tak segelintir rasa takut
Semangat membara di jiwamu
Taklukkan mereka penghalang negeri

Hari-harimu diwarnai
Pembunuhan, pembantaian
Dihiasi bunga-bunga api
Mengalir sungai darah di sekitarmu
Bahkan tak jarang mata air darah itu
Muncul dari tubuhmu
Namun tak dapat
Runtuhkan tebing semangat juangmu

Bambu runcing yang setia menemanimu
Kaki telanjang tak beralas
Pakaian dengan seribu wangi
Basah di badan kering di badan
Kini menghantarkan Indonesia
Ke alam kemerdekaan

Agen Poker