Rossi Cemas Tunggu Keputas CAS, Inginkan Balapan Yang Normal Saat Bertarung Dengan Lorenzo

52

Sapujagat.com – Menurut legenda balap MotoGP, Alex Criville. Dilansir dari liputan6 (5/11), Alex Criville Tapias memprediksi pembalap yang bakal keluar sebagai juara dunia. Dia menyebut Lorenzo sebagai pembalap yang punya peluang besar meraih gelar juara.

“Saya pikir, kandidat terkuatnya adalah Jorge Lorenzo. Dia mendapat dukungan besar dari fans, saya berharap Lorenzo beruntung. Fans Spanyol sangat berpengalaman, mereka tahu yang harus didukung,” kata Alex, seperti dikutip dari AS.

Sementara itu, dilansir dari otomania (5/11), Valentino Rossi sedang menantikan hasil pengajuan banding atas hukuman tiga poin yang diterimanya akibat insiden di GP Malaysia, Sirkuit Sepang, dua pekan lalu. Rossi dinyatakan bersalah oleh race director setelah dianggap melakukan pelanggaran karena menendang Marc Marquez.

Pebalap asal Italia itu masih menunggu hasil banding, apakah dia harus tetap menjalani hukuman start di posisi terakhir pada GP Valencia. Bila bandingnya diterima, The Doctor berkesempatan untuk ikut kualifikasi untuk menentukan posisi start saat balapan.

Pebalap 36 tahun itu mengajukan kasusnya ke Court Arbitration for Sport (CAS). Tujuan Rossi tentu saja bisa berkelit dari hukuman, atau minimal hukuman penalti tersebut bisa ditangguhkan hingga musim depan.

“Aku masih menantikan hasil keputusan CAS, tapi saya harap saya dapat melakukan balapan yang normal untuk pertempuran dengan Jorge,” kata Rossi kepada wartawan seperti dilansir  Gazetta World, Kamis (5/11/2015).

“Di Valencia akan ada begitu banyak penggemar dan saya senang untuk itu. Saya akan mencoba untuk melakukan yang terbaik di trek nanti,” lanjut Rossi.

Hasil keputusan ini diharapkan bisa keluar Kamis sore waktu setempat. Harapan Rossi tentu saja bisa berhadapan dengan Lorenzo dan bisa menjadi akhir yang mendebarkan untuk perebutan gelar juara MotoGP.

Seperti yang dilansir kompas, Peluang Valentino Rossi untuk merebut gelar juara dunia MotoGP tetap terbuka, meski kondisinya semakin sulit. Dituduh ”menendang” Marquez, Rossi diganjar 3 poin penalti, membuat dirinya mengumpulkan 4 poin penalti, dan harus melakukan start dari posisi paling buncit.

Nasib pebalap Italia itu berpeluang lebih baik, seiring dengan pengajuan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Keputusannya akan diumumkan 48 jam (6/11/2015) sebelum seri terakhir GP Valencia, Minggu (8/11/2015). Jika banding diterima, Rossi tetap ”start normal”, berdasar hasil kualifikasi.

Namun, anggaplah banding Rossi ditolak sebagai kemungkinan terburuk, dan Rossi tetap harus start dari posisi buncit. Para penggemar tentu bertanya dan berharap dirinya kembali meraih gelar juara dunia, tapi dengan kondisi seperti dalam tabel berikut ini:

Lorenzo Finish: Rossi Finish:

1

2

2

3 atau lebih tinggi

3

6 atau lebih tinggi

4

9 atau lebih tinggi

5

11 atau lebih tinggi

6

12 atau lebih tinggi

7

13 atau lebih tinggi

8

14 atau lebih tinggi

9

15 atau lebih tinggi

10 atau di bawahnya

Rossi Juara meski tak meraih poin sekali pun