Sadis.. Pria Ini Dengan Bangga Pamerkan Kepala Beruang Yang Ia Bunuh

65

Putra Tasti Ulbr lewat akun FB mengunggah dua foto seekor beruang madu hasil buruannya. Foto pertama menunjukkan seekor beruang madu yang sudah mati dipotong di bagian paha. Terlihat pula beberapa bilah pisau yang digunakan untuk memotong tubuh hewan tersebut.

Lagi-lagi foto hewan langka serta dilindungi diunggah di sosial media FB. Contohnya pemilik akun FB bernama Putra Tasti Ulbr mendapatkan kecaman dari ribuan netizen karena mengunggah kepala beruang madu yang baru saja dipancung.

Dalam foto tersebut terlihat darah segar mengalir di sekujur tubuh beruang tersebut. Pada foto pertama, kepala dan tubuh beruang masih menyatu satu sama lain.

Di foto yang kedua,akun FB Putra Tasti Ulbr terlihat memamerkan kepala beruang yang telah terpisah dari tubuhnya dan lagi-lagi darah segar menetes dari kepala beruang tersebut.

Foto tersebut ia unggah dengan disertai foto dirinya memegang kepala beruang yang telah dipenggal. Kedua foto itu disertai komentar pemilik akun, yang berbunyi “hasil berburu tadi”.

Putra Tasti Ulbr pembunuh beruang

Setidaknya, lebih dari 4.000 komentator yang muncul dan sudah 4.293 kali gambar tersebut dibagikan oleh para netizen dalam tujuh jam sejak foto tersebut diunggah pemilik akun FB tersebut.

Sebagian besar komentar dari netizen berisi kecaman terhadap tindakan pelaku dan permintaan agar polisi segera melacak dan menindak lanjuti pemilik akun tersebut.

“Semoga diganjar hukuman setimpal….. nyawa makhluk hidup kau pakai mainan? Karma bakal menjemput mu tunggu saja pada saatnya nanti …..” ujar netizen dengan akun bernama Rahde Dhamar Perbangkara.

“Ini memang perilaku yang tidak sepantasnya dia lakukan….. itu hewan langka dan dilindungi oleh negara…. ayooo pak polisi tangkap dan penjarakan saja dia…. “ lanjut netizen dengan akun ABC Cinta.

Tidak diketahui secara pasti, di manakah tempat tinggal serta domisili akun FB yang bernama Putra Tasti Ulbr tersebut. Menurut data FB, pria ini tinggal di Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan, dan pernah menimba ilmu di salah satu universitas di Bengkulu.