Alen Saputra Akan Di Panggil Ke Surabaya Guna Jadi Saksi Prostitusi Online Anggita Sari

59

Sapujagat.com – Pasca-mengungkap kasus prostitusi yang melibatkan artis Anggita Sari, polisi berhasil membekuk dua mucikarinya pada Rabu dini hari kemarin di kawasan Menteng, Jakarta Selatan. Kedua mucikari, Avania dan Alen, tiba di Surabaya pada Rabu malam (11/9).

Satu dari dua mucikari penjual Anggita Sari ternyata seorang homo seksual. Dialah Alen Saputra (23), asal Palembang, Sumatera Selatan, yang berperan sebagai operator jaringan prostitusi online di grup BlackBerry Messenger (BBM) dan Facebook (FB) di grup Princess Manajemen.

Dilansir dari tribunnews (5/11), Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya menerima pelimpahan tahap II (tersangka dan barang bukti) dari Polrestabes Surabaya terkait germo artis yang diduga melibatkan artis AS, Kamis (5/11/2015).

Dalam pelimpahan tahap II ini, penyidik menyerahkan tersangka Alviana Tiar Sisilia, 25, dan Allen Saputra, 23, beserta barang bukti alat kontrasepsi, uang tunai Rp 1,5 juta, dan buku tabungan.

Mereka tiba di Kantor Kejari Surabaya Jalan Sukomanungal sekitar pukul 11.00 WIB. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Indra Thimoty SH dan Ferry Rachman SH lantas memeriksa administrasi terhadap kedua tersangka yang merupakan mahasiswa di Semarang.

Setelah dinyatakan lengkap, kedua tersangka digelandang ke Rutan Kelas I Surabaya di Medaeng.

“Berkas mucikari artis dinyatakan P-21 (sempurna),” ujar Jaksa Indra Thimoty, Kamis (5/11/2015).

Menurut Thimoty, dari penyerahan tahap II ini, pihaknya menyita barang bukti berupa 2 buah alat kontrasepsi, uang fee untuk dua tersangka sebesar Rp 1,5 juta, dan buku tabungan milik tersangka.

“Barang bukti ini akan kami hadirkan dalam persidangan,” jelasnya.

Ketika disinggung terkait adakah artis lain yang dipasarkan kedua tersangka, Thimoty mengaku, tidak ada artis selain AS.

Pihaknya meyakinkan bahwa nama AS tertera dalam berkas dan akan dipanggil untuk bersaksi dalam sidang nanti.

Tiga cewek model bookingan yang ikut diamankan dalam jaringan prostitusi online kelas atas ini tidak tertera dalam berkas.

“Di berkas cuma ada nama satu orang artis saja yang dipasarkan tersangka, yakni artis berinisial AS,” ungkapnya.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Surabaya Joko Budi Darmawan SH, menuturkan selesainya penyerahan tahap II, dipastikan perkara ini segera disidangkan.

Jaksa Penuntut Umumnya saat ini telah menyusun surat dakwaan dan tak lama lagi berkas akan dilimpahkan ke PN Surabaya.

“Secepatnya kami limpahkan perkara ini ke pengadilan. Kami juga tidak ingin pelimpahan kasus ini lama, soalnya terbatas masa penahanan kedua tersangka,” ujar Joko.

Artis inisial AS merupakan Anggita Sari, ia akhirnya membuat pengakuan mengejutkan. Anggita Sari mengakui artis AS yang ditangkap di hotel berbintang Surabaya 2 September 2015 adalah dirinya. Namun, ia membantah soal tarif. Anggita Sari mengatakan, tarifnya Rp20 juta, bukan Rp8 juta seperti yang diberitakan selama ini.

“Yang aku bingung dia ngasih aku Rp8 juta. Maaf banget orang jadi mikir tarif aku Rp8 juta, aku tuh Rp20 juta. Kalau harga gue Rp8 juta murahan banget gue,” ujar Anggita Sari, seperti dilansir detik.com, Senin (21/9/2015). (Baca Juga: “Anggita Sari Mengakui Artis AS adalah Dirinya, Beginilah Keronologinya“)

Agen Poker
Loading...