Ingin Cari Kerja? Yuk Liat UMP 2016 di 16 Provinsi, Lengkap!

51

Sapujagat.com – Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) menyatakan bahwa seluruh provinsi di Indonesia telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Tahun 2016.

Kasi Syarat Kerja dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Beltim, Dony Dolay memperkirakan upah minimum provinsi (UMP Babel) 2016 bakal naik sekitar 11,5 persen.

Hal ini didapat dari perhitungan rumusan yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 Tentang Pengupahan.

Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa upah minimum selanjutnya sama dengan upah minimum saat ini ditambah dalam kurung upah minimum saat ini dikalikan inflasi ditambah persentase pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB).

“Jadi sebenarnya angkanya sudah kelihatan, karena. Surat Edaran Menteri RI Nomor B 232/PROJSK-UPAH/X/2015 itu sudah disebutkan angka inflasi dan PDBnya. Perkiraannya kenaikan upah tahun depan itu sekitar 11,5 persen,” bebernya kepada posbelitung.com, Selasa (3/11/2015).

Tercatat ada 15 provinsi menaikkan UMP, sedangkan 1 provinsi yaitu Jawa Barat untuk pertama kalinya menetapkan UMP setelah absen 5 tahun. Berdasarkan data dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), kenaikan upah tertinggi terjadi di Provinsi Gorontolo yaitu sebesar 17,2 persen, yaitu dari Rp 1,6 juta pada 2015 menjadi Rp 1,87 juta pada 2016.

Kemudian dikuti oleh DKI Jakarta yang naik Rp 400 ribu atau sebesar 14,5 persen dari Rp 2,7 juta pada 2015 menjadi Rp 3,1 juta pada 2016 dan Sulawesi Barat yang naik 12,6 persen dari Rp 1,65 juta pada 2015 menjadi Rp 1,86 juta pada 2016.

Dari data tersebut kenaikan upah terendah dialami oleh Provinsi Kalimantan Timur yang naik 6,7 persen dari Rp 2,02 juta pada 2015 menjadi Rp 2,16 juta pada 2016.

Kemudian diikuti oleh Kalimantan Tengah dengan kenaikan 8,5 persen dari Rp 1,89 juta pada 2015 menjadi Rp 2,05 juta pada 2016, serta Sulawesi Tenggara yang naik 9 persen dari Rp 1,65 juta pada 2015 menjadi Rp 1,8 juta pada 2016.

Nah, inilah Daftar Upah Minimum Provinsi (UMP) 2016 seluruh Indonesia dari Liputan6 :

1. DKI Jakarta, naik Rp 400.000 atau 14,5 persen dari Rp 2.700.000 pada 2015 menjadi Rp 3.100.000 pada 2016.

2. Gorontalo, naik Rp 275.000 dari Rp 1.600.000 pada 2015 menjadi Rp 1.875.000 pada 2016.

3. Papua, naik Rp 257.770 atau 11,5 persen dari Rp 2.193.000 pada 2015 menjadi Rp 2.450.770 pada 2016.

4. Sulawesi Utara, naik Rp 250.000 atau 11,5 persen dari Rp 2.150.000 pada 2015 menjadi Rp 2.400.000 pada 2016.

5. Sulawesi Selatan, naik Rp 230.000 atau naik 11,5 persen dari Rp 2.000.000 pada 2015 menjadi Rp 2.230.000 pada 2016.

6. Kepulauan Riau, naik Rp 224.170 atau 11,5 persen dari Rp 1.954.000 pada 2015 menjadi Rp 2.178.170 pada 2016.

7. Aceh, naik Rp 218.500 atau 11,5 persen dari Rp 1.900.000 pada 2015 menjadi Rp 2.118.500 pada 2016.

8. Sulawesi Barat, naik Rp 208.500 atau 12,6 persen dari Rp 1.655.500 pada 2015 menjadi Rp 1.864.000 pada 2016.

9. Sumatera Utara, naik Rp 186.875 atau 11,5 persen dari Rp 1.625.000 pada 2015 menjadi Rp 1.811.875 pada 2016.

10. Sulawesi Tengah, naik Rp 170.000 atau 11,3 persen dari Rp 1.500.000 pada 2015 menjadi Rp 1.670.000 pada 2016.

11. Papua Barat, naik Rp 165.000 atau 8,2 persen dari Rp 2.015.000 pada 2015 menjadi Rp 2.180.000 pada 2016.

12. Kalimantang Tengah, naik Rp 161.191 atau 8,5 persen dari Rp 1.896.357 pada 2015 menjadi Rp 2.057.558 pada 2016.

13. Nusa Tenggara Barat, naik Rp 152.950 atau 11,5 persen dari Rp 1.330.000 pada 2015 menjadi Rp 1.482.950 pada 2016.

14. Sulawesi Tenggara, naik Rp 148.000 atau 9 persen dari Rp 1.652.000 pada 2015 menjadi Rp 1.800.000 pada 2016.

15. Kalimantan Timur, naik Rp 135.253 atau 6,7 persen dari Rp 2.026.000 pada 2015 menjadi Rp 2.161.253 pada 2016.

16. Jawa Barat, menetapkan UMP sebesar Rp 1.312.355 pada 2016 setelah sebelumnya pada 2015 tidak menetapkan UMP namun hanya menetapkan upah minimum kabupaten (UMK) pada 2015.