Beredar Video Polisi Keroyok Pengemudi Go-Jek, Kok Bisa ?

57

Angkutan online yang sedang booming ini seperti yang sudah kita kenal yaitu Go-Jek. Dalam berkendara tentu para personel Go-Jek ini tidak kebal hukum lalu lintas bila terjadi pelanggaran harus ditindak. Beredar di media sosial sang pengemudi Go-Jek di kerotok dan dipukuli oleh sejumlah polisi, kok bisa ?

Sebuah video yang menampilkan konflik antara pengemudi Go-Jek dengan anggota polisi beredar di YouTube baru-baru ini. Dalam video yang berdurasi tujuh detik itu, tampak seorang anggota polisi terlihat memukul kepala pengemudi yang masih mengenakan helm berwarna hijau tersebut.

Sekilas dalam video tersebut, terlihat seorang pengemudi Go-Jek dipukul seorang polisi lalu lintas dan langsung dikerumuni oleh anggota polisi yang lain. Setelah itu, arah video tampak memutar arah lalu tayangan tersebut selesai.

Menanggapi video yang beredar itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Muhammad Iqbal mengungkapkan, kejadian itu berlangsung pada Sabtu (7/11/2015) di daerah Pamulang, Tangerang Selatan.

Sebelum ada pengemudi Go-Jek yang dihampiri polisi, ada tujuh sepeda motor dari arah Pamulang melaju ke arah Parung.

“Salah satu dari tujuh sepeda motor itu tidak menyalakan lampu utama. Padahal, harusnya, berdasarkan aturan, siang hari tetap harus nyala lampu utamanya. Maka dari itu, kami berhentikan dan kami tilang,” kata Iqbal melalui keterangannya kepada pewarta, Minggu (8/11/2015) sore.

Saat polisi akan menindak salah satu pengemudi yang melanggar, rekan pengemudi Go-Jek lainnya tidak terima dan protes kepada polisi. Namun, protes yang disampaikan dinilai tidak patut karena si pengemudi Go-Jek menyampaikan kata-kata kasar.

“Yang bersangkutan sambil mengucapkan kata-kata sengkek atau tidak sopan kepada petugas. Meski demikian, penilangan tetap kami lakukan,” tutur Iqbal.

Berikut video polisi keroyok pengemudi Go-Jek :