Dianggap Ada Konspirasi, Jorge Lorenzo: ‘Wajar Bila Marquez dan Pedrosa Bantu Saya’

61

Sapujagat.com Konspirasi Lorenzo dan Marquez membuat Rossi gagal meraih juara dunia MotoGP 2015. Sebab, Rossi hanya finis di posisi 4 pada balapan terakhir di Grand Prix (GP) Valencia.

Movistar MotoGP Yamaha, Valentino Rossi membeberkan bukti konspirasi dua pebalap asal Spanyol, Jorge Lorenzo dan Marc Marquez. Menurut Rossi, konspirasi itu terlihat jelas di depan mata para pencinta MotoGP di seluruh dunia

Seperti dikutif dati Auto Sport, Senin (9/11/2015), Rossi mengatakan bahwa pecinta MotoGP yang memperhatikan dengan benar gaya balapan Marc Marquez dalam dua tahu belakangan, akan jelas melihat sebuah konspirasi antara sesama pembalap asal Spanyol di GP Valencia.

“Kalau Anda perhatikan gaya balap Marquez dalam dua tahun terakhir, Anda pasti tahu jika dia selalu mencoba untuk menyalip pada lap terakhir. Dan pertanyaannya, kenapa Marc tidak pernah mencoba untuk menyalip Jorge Lorenzo? Ia bahkan tidak melakukan sekalipun percobaan di lap terakhir,” ujar Rossi.

Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo membuat pengakuan mengejutkan terkait dugaan konspirasi pebalap Spanyol yang menggagalkan Valentino Rossi menjadi juara dunia MotoGP 2015. Menurut Lorenzo, sangat wajar bila Marc Marquez membantunya menjadi juara karena sama-sama dari Spanyol.

Marc Marquez memang sukses mengawal Lorenzo menjadi juara piala dunia MotoGP 2015 di sirkuit Valencia, Minggu malam (8/11/2015). Marquez yang biasanya tampil ngotot menyalip lawannya, tidak dilakukan di sirkuit Valencia.

Bahkan, ketika Pedrosa berusaha menyalip dan menyodok ke depan di sisa dua lap terakhir, Marc Marquez justru kelihatan panik dan berusaha mencegatnya. Sebab, bila Pedrosa finis di urutan pertama, maka Valentino Rossi yang akan keluar sebagai juara MotoGP 2015.

Sorotan tajam pun mengarah ke Marquez yang dinilai cuma mengawal Lorenzo menjadi juara. Pasalnya, Marquez yang selama ini dikenal punya gaya balap agresif dan kerap ambil risiko, malah tampil adem ayem menguntit Lorenzo.

Hal sangat berbeda terjadi ketika Marquez beradu kecepatan dengan Valentino Rossi di MotoGP Australia dan Malaysia. Marquez berduel begitu ketat dengan Rossi. Merasa kesal dengan ‘teror’ Marquez, Rossi akhirnya marah dan menjatuhkannya di sirkuit Sepang Malaysia.

Menyikapi tudingan konspirasi pebalap Spanyol untuk menggagalkan Rossi menjadi juara MotoGP 2015, Lorenzo mengatakan, sangat wajar bila dirinya dibantu sesama pebalap Spanyol. Karena itu, prestasi yang diraihnya kali ini bukan hanya prestasi pribadi dan tim Yamaha, tetapi juga kemenangan Spanyol.

Secara pribadi, kata Lorenzo, sebagai sesama orang Spanyol, wajar saja kalau Marquez dan Pedrosa membantunya.

“Mereka tahu apa yang sedang saya hadapi. Faktanya mereka adalah orang Spanyol seperti saya, membantu saya. Itu membantu saya karena pastinya di balapan lainnya, mereka bakal mencoba menyalip, yang mana mereka tidak lakukan kali ini,” ujar Lorenzo seperti dikutip dari Crash, Senin (9/11/2015).

“Jika Valentino ada di posisi saya dan ada para pebalap Italia di belakangnya, mereka akan melakukan hal yang sama. Titel ini sepatutnya untuk Spanyol,” tandas pebalap asal Spanyol tersebut. (Baca juga :Inidia Gambar DP BBM Lucu Jorge Lorenzo Dan Marc Marquez)