Begini Strategi Yang Diusulkan Pelatih Timnas Italia Agar Valentino Rossi Bisa Balas Dendam - Infotainment News Online Terkini

JagatDunia

Begini Strategi Yang Diusulkan Pelatih Timnas Italia Agar Valentino Rossi Bisa Balas Dendam

on

Sapujagat.comValentino Rossi secara mengejutkan bahwa ada konspirasi saat pertandingan GP Valencia pada Minggu (8/11/2015).

“Honda menunjukkan kerja keras yang luar biasa, ya? Saya tahu semua akan berakhir seperti ini. Saya tampil bagus di Sirkuit Motegi (Jepang). Dalam kondisi normal, saya butuh 18 poin tambahan untuk menang,” kata Rossi.

Pelatih Timnas Italia , Marcello Lippi memberi saran kepada Valentino Rossi untuk membalas dendam dengan ketidak adilan yang ia dapat. Marcello Lippi memberi saran agar membalas sakit hatinya dengan meninggalkan MotoGP. Jika itu terjadi diyakini akan mengurangi pamor balapan paling bergengsi itu turun hingga 50 persen.

“Selama 20 tahun dia adalah nama terbesar di MotoGP. Sekarang, sebagai pembalasan atas olahraga tersebut, idealnya dia pensiun atau melakukan hal yang lain, misalnya Superbike,” ujar Marcello Lippi, dikutip Marca, Selasa (10/11/2015).

“Kejuaraan MotoGP tanpa dirinya akan berkurang 50%. Keputusan itu akan menjadi pembalasan atas apa yang terjadi,” lanjut Lippi.

Pernyataan Lippi muncul setelah adanya dugaan untuk membuat Rossi menjadi musuh bersama bagi pembalap Spanyol di balapan pamungkas, Minggu (8/11/2015) lalu. Rossi finis di posisi keempat setelah disanksi harus start dari grid paling belakang.

Meski demikian, nampaknya rider 36 tahun itu belum mau meninggalkan MotoGP. Ia bahkan sudah menyiapkan diri untuk mengarungi sengitnya perburuan juara dunia MotoGP musim depan.

Saat Valentino Rossi tengah diwawancai usai perhelatan MotoGP seri terkahir di Valencia, Minggu (8/11/2015).

Rossi yang finis di posisi empat itu secara disambangi CEO MotoGP dan Dorna selaku penyelenggara balapan,Carmelo Ezpelatta. Sang bos rupanya ingin menyalami VR46 yang tampil fantastis pada balapan itu.

Rossi memang sukses melewati 22 pebalap saat memulai lomba dari grid paling belakang.

Tak dinyana, reaksi Rossi langsung menunjukkan antusiasme. Terlihat keduanya memang terlihat akrab. Rossi tak canggung langsung menodong sang big bos dengan pertanyaan, “Bukankah sudah saya bilang sejak Kamis? Saya sudah bilang ke kamu, bukan?“.

Rupanya Rossi juga sudah mengungkapkan soal dugaan adanya konspirasi ke Carmelo Ezpelatta.

Dugaan konspirasi pada balapan MotoGP itu menurut Rossi melibatkan sang juara dunia Jorge Lorenzo dan Marc Marquez.

Apa reaksi sang big bos atas todongan pertanyaan Rossi? Carmelo Ezpelatta terlihat menunjukkan gestur menghindar.

Ia terlihat tak berani menatap mata Valentino Rossi.

Rossi kemudian mendekati Carmelo Ezpelatta, secara serius ia lalu mengajak sang big bos untuk bicara lebih serius soal dugaan konspirasi ini.

“Saya temui kamu nanti di motorhome saya, kita bicara panjang-lebar di sana,” kata Valentino Rossi.

Berikut Video Big Bos MotoGP Hanya Senyum Saat Rossi : ‘Benarkan Kata Saya Soal Konspirasi?

Recommended for you