Pura-pura Mati, Selamatkan Wanita Ini Dari Penembakan di Gedung Bataclan

55

Sapujagat.com – Terjadi peristiwa yang mencekam di kota Paris yang menyebabkan 153 orang kehilangan nyawanya.  Pada Sabtu (14/11/2015) dini hari WIB.

Sophie Doran bersembunyi di belakang kursi dan pura-pura mati selama 30 menit di pertunjukan Eagles of Death Metal di gedung Bataclan, Paris. Kisah perempuan Melbourne yang menetap di Paris ini diceritakan oleh ayahnya, Michael Doran, kepada ABC dan dilansir Sydney Morning Herald, Minggu (15/11/2015). Michael menuturkan, putrinya menonton konser grup musik cadas itu bersama teman-temannya.

Ketika tembakan terjadi – tepatnya saat Eagles of Death Metal menyanyikan lagu keenam – Sophie dan seorang temannya bersembunyi di belakang kursi-kursi dan pura-pura mati selama 30 menit hingga polisi menyerbu gedung pertunjukan itu. Teman Sophie terluka tapi tak lama kemudian diizinkan keluar dari rumah sakit.

“Dari apa yang dia ceritakan kepada saya, pembantaian dan mandi darah sepertinya adalah refleksi yang akurat atas apa yang mereka semua  saksikan di sana,” ujar Michael.

Pura-pura mati juga dilakukan penonton konser, Julien Pearce. Pearce mengatakan ia berujar kepada orang-orang di sekelilingnya untuk bersembunyi dan berpura-pura mati.

Mereka menanti hingga si penembak harus mengisi ulang senjatanya dan berlari ke sebuah ruangan kosong, namun ruangan itu tak punya pintu keluar.

“Kami terjebak,” ucap Pearce sebagaimana dilansir CNN.

Lima menit kemudian, tembakan berhenti. “Mereka mengisi senjata lagi, dan kami lari.”

Pearce menemukan pintu keluar dan lari ke jalan, di mana ia melihat 20-25 orang terbaring di jalanan, banyak yang tewas atau terluka parah. Ia tak melihat polisi ketika pertama kali keluar.

2E77584700000578-3319244-image-m-25_1447595206723

Sumber