Donald Trump Himbau Penutupan Mesjid Pasca Serangan Paris Prancis - Infotainment News Online Terkini

JagatNews

Donald Trump Himbau Penutupan Mesjid Pasca Serangan Paris Prancis

on

ISIS telah mengaku bertanggung jawab atas serangan pada Jumat malam waktu Perancis, di mana masyarakat sipil dibantai dalam serangkaian penembakan dan ledakan bunuh diri. Setidaknya 160 orang tewas dalam serangan tersebut.

Amerika Serikat dilaporkan sedang mempersiapkan militernya untuk meluncurkan serangan pada target ISIS di Suriah dan Irak, meskipun tidak diketahui lokasi yang tepat

Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump menyarankan pemerintahan AS perlu memberi pengawasan ketat di beberapa masjid. Bahkan, jika terpilih, ia berencana untuk menutup beberapa masjid.

“Saya benci melakukan ini (menutup masjid), tapi ini adalah salah satu yang harus benar-benar anda pertimbangkan, karena beberapa ide dan kebencian datang dari area-area tersebut,” kata Trump seperti dilansir Washington Post, Senin (16/11/2015).

Statement Trump sempat dipertanyakan pemandu wawancara. Apalagi, dengan menutup masjid, bisa menimbulkan kebencian yang lebih parah.

“Sudah terlanjur ada kebencian. Kebencian ini sangat luar biasa. Kebencian ini tertanam. Kebencian ini di melampaui keyakinan. Kebencian ini lebih besar dibanding yang orang-orang pikirkan,” jawab Trump.

Menurutnya, kondisi islamophobia saat ini sungguh memprihatinkan. Ia mengaku mengenal banyak orang muslim yang luar biasa. Mereka, kata dia, ternoda dengan apa yang terjadi belakangan ini. “Sungguh disayangkan,” kata Trump.

Trump menyarankan pemerintah AS memperketat pengawasan terhadap masjid, khususnya di New York. Trump mengatakan, pengehentian pengawasan masjid di New York sebagai kesalahan.

“Anda harus mengawasi dan memperlajari masjid-masjid, karena banyak perbincangan terjadi di sana. Dan dari apa yang saya dengar, kami sempat melakukan pengawasan di sekitar masjid di New York,” ujarnya.

Ide Trump soal penutupan masjid bukan baru kali ini saja. Akhir Oktober lalu, ia sempat melontarkan ide serupa dengan alasan melawan ekstrimis.

Recommended for you