Beri Kejutan, PS TNI Balik Ungguli Pusamania Borneo FC

64

Laga lanjutan penyisihan Grup C di Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (18/11/2015), harus dilanjutkan dengan penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 pada waktu normal.

PS TNI melanjutkan kejutannya pada ajang Piala Jenderal Sudirman. Kali ini, mereka mempermalukan Pusamania Borneo FC lewat drama adu penalti dengan skor 6-5.

Sebelumnya, PS TNI mengalahkan Surabaya United 2-1. Alhasil, tim yang tidak diperhitungkan ini sudah mengemas total lima poin, hasil satu kemenangan pada waktu normal dan satu dari adu penalti.

Di sisi lain, kemenangan ini membuat PS TNI membungkam mulut pelatih Borneo FC, Iwan Setiawan, yang sempat menganggap remeh lawan. Dia mengatakan bahwa PS TNI klub amatir sehingga bakal dikalahkan.

PS TNI bermain agresif sejak menit awal. Hal itu membuat Borneo cukup kerepotan. Bahkan, gawang Borneo yang dikawal Galih Sudaryono nyaris kebobolan jika tembakan Tambun Naibaho tidak meleset pada menit ke-17.

Ancaman tersebut langsung dibalas Pesut Etam yang berujung gol Febri pada menit ke-18. Febri berhasil menyarangkan bola dengan memanfaatkan umpan dari Terens di sisi kanan pertahanan PS TNI.

Tertinggal, PS TNI meningkatkan serangannya. Beberapa kali pergerakan Erwin dari sisi kiri membuat Borneo kerepotan. Manahati Lestusen dan kawan-kawan beberapa kali memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol.

Belum sempat mencetak gol balasan, PS TNI kembali kebobolan pada menit ke-44. Febri kembali mencatatkan namanya di papan skor dengan menanduk bola umpan yang dikirimkan Sultan Sama. Gol ini membuat PS TNI tertinggal 0-2 dari Pusamania hingga turun minum.

Selepas jeda, PS TNI kembali menekan Pusamania. Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil setelah Aldino mencetak gol pada menit ke-68. Aldino langsung mencocor bola setelah menerima umpan dari Suha di dalam kotak penalti.

Berselang 7 menit kemudian, Aldino kembali mencatatkan namanya. Gol Aldino ini kembali tercipta berkat kerja keras Suha yang dengan kemampuan luar biasa masuk ke dalam kotak penalti dan melepaskan umpan. Aldino menyambut umpan tersebut dengan tandukan keras yang berujung gol.

Lantaran skor 2-2 tak berubah hingga waktu normal usai, pemenang ditentukan lewat adu penalti. Dalam drama ini, lima penendang kedua tim sama-sama berhasil menjalankan tugasnya.

PS TNI akhirnya keluar sebagai pemenang karena Rizkypora sebagai penendang keenam gagal membuat gol karena tembakannya diblok.

Rincian Adu Penalti
PS TNI 1 (Manahati) – 1 Borneo (Lopicic)

PS TNI 2 (Legimin) – 2 Borneo (Ponaryo)

PS TNI 3 (Wawan) Р3 Borneo  (Dzumafo)

PS TNI 4 (A Lestaluhu) –¬† 4 Borneo (Sutan)

PS TNI 5 (Tono) – 5 Borneo (Goran)

PS TNI 6 (Erwin) – 5 Borneo (Rizky GAGAL)

Susunan Pemain

PS TNI: Dhika Bhayangkara; Syaiful, Hardiantono, Wanda S, Wiganda; Legimin Raharjo, Ahmad Noviandani (Guntur 20); Erwin Ramdani, Suhandi, Manahati Lestusen, Tambun D Naibaho

Pusamania Borneo FC: Galih Sudaryono, Zulvin Zamrun, Hamka Hamzah, Goran Gancev, Yus Arfandi (Riskypora 44), Ponaryo Astaman, Srdjan Lopicic, Sandy Suta, Terens Puhiri, Arpani, Febri.