Mengharukan, Pria Muslim Dengan Mata Tertutup Mengajak Ratusan Warga Berpelukan

55

Seakan masih belum percaya akan tragedi penembakan dan pemboman yang terjadi di Paris yang menelan 130 jiwa ini, masyarakat dunia pasti marah dan mengecam atas tindakan tidak berkeprimanusiaan tersebut.

Tindakan tragis tersebut sudah diklaim atas perbuatan ISIS. Warga dunia marah dan menuduh agama Islam adalah agama kejahatan. Sudah sepantasnya tindakan teroris adalah teroris jangan berdasarkan agama, karena semua agama mengajarkan kebenaran dan kedamaian.

Pemuda di Ibu Kota Paris berusaha mengajak warga yang terguncang atas serangan teror pekan lalu, untuk tidak buru-buru membenci komunitas muslim. Dia berdiri di kawasan Taman Place de la Rpublique, mengikat matanya, sambil membawa papan bertuliskan

“Saya seorang muslim, saya disebut teroris. Saya percaya anda, apakah anda percaya saya? Jika percaya, silakan peluk saya.”

The Sun melaporkan, Rabu (18/11), ratusan orang mendekati pemuda itu lalu memeluknya. Ada yang menyemangatinya, ada juga pengunjung taman yang menangis di pelukan pemuda itu. Pemuda tak disebut namanya itu berdiri sejak pagi sampai petang.

Pemuda tak disebut detail namanya itu mengaku terpukul atas aksi teroris ISIS membantai 129 orang di seantero Paris pekan lalu. Pada saat itu, dia sedang merayakan ulang tahun.

“Saya muslim dan saya tidak pernah membunuh orang lain. Saya sama terpukulnya dengan keluarga korban,” ujarnya.

Dia mengutuk tindakan ISIS membantai orang-orang tak berdosa di Paris. “Seorang muslim sejati tidak mungkin melakukan kejahatan semacam itu. Pembunuhan dilarang agama kami.”

Aksi memeluk seorang muslim pernah dilakukan di Kota Toronto, Kanada, Februari lalu. Respon warga tak jauh beda dengan Paris. Mereka percaya seorang muslim tidak sama dengan teroris.

Ini video kampanye pemuda muslim di Paris itu:

https://www.youtube.com/watch?v=7xELmqBGDe4

Agen Poker
Loading...