Playstation 4 Jadi Alat Komunkasi Para Teroris di Game Call of Duty

70

Sapujagat.com – Terjadi peristiwa yang mencekam di kota Paris yang menyebabkan 153 orang kehilangan nyawanya.  Pada Sabtu (14/11/2015) dini hari WIB. Bom meledak di Gerbang J, Stadion Stade de France, Paris, Prancis. Pihak yang berwenang pun masih menyelidiki lebih dalam kasus ini untuk mengungkap siapa dalang di balik kejahatan.

Bicara soal penyelidikan, pihak berwenang masih mengaku kesulitan untuk melacak percakapan mereka yang dicurigai sebagai pelaku aksi teror. Seperti yang diberitakan pada hari Selasa (17 November 2015) kemarin, diduga para pelaku tidak menggunakan messenger sebagai alat komunikasi.

Uniknya, pelaku diduga berkomunikasi menggunakan PS4. Ya, konsol game yang satu ini memang dibekali dengan fitur Sony Entertainment Network (SEN). Fitur ini bisa digunakan untuk mengirim pesan teks ke sesama penggunanya. Mereka pun bisa saling bertukar pesan meski belum menjadi ‘teman’.

Menteri Dalam Negeri Belgia, Jan Jambon, mengatakan bahwa PlayStation Network digunakan oleh teroris untuk melakukan serangan. Layanan komunikasi itu dikatakan sulit untuk dilacak.

“PlayStation 4 bahkan lebih sulit untuk dilacak ketimbang WhatsApp. Komunikasi yang paling sulit antara teroris ini adalah melalui PlayStation 4. Ini sangat sulit dilacak oleh layanan telekomunikasi kami, tidak hanya layanan Belgia tapi juga layanan internasional, untuk mendekripsi komunikasi yang dilakukan melalui PlayStation 4,” kata Jambon pada sebuah acara debat di Brussels.

Pihak Kepolisian Belgia telah menggerebek tiga orang warganya yang diduga terkait dengan serangan brutal di Paris. Di dalam rumah yang dijadikan sebagai basis operasi tersebut ditemukan adanya konsol PlayStation 4.

“Saya selalu kepikiran orang yang berada di belakang komputer (yang ditangkap Kepolisian Belgia). Ia membaca pesan-pesan dari anggota ISIS,” kata Jambon.

Jambon pun memperingatkan bahwa konsol PS4 itu kini sedang digemari oleh para teroris sebagai sarana komunikasi karena sulit dilacak. PS4 memang menggunakan komunikasi suara berbasis IP (IP-based), yang lebih sulit untuk disadap, seperti halnya komunikasi sistem peer-to-peer lainnya.

Kesulitan memonitor komunikasi dalam konsol game juga semakin sulit, mengingat banyaknya game yang menawarkan metode komunikasi di dalamnya. Pengguna bisa melakukan voice chat, berkirim pesan teks, atau bahkan mengirim pesan sementara, seperti di game Call of Duty.

Berkaitan dengan isu tersebut, Sony mengakui bahwa ada sistem chatting yang berpotensi untuk disalahgunakan. Akan tetapi, perusahaan meyakinkan kepada konsumen bahwa mereka akan berkomunikasi kepada otoritas yang tepat setiap ada sesuatu yang mencurigakan.

“PlayStation 4 memungkinkan para gamer untuk melakukan komunikasi dengan semua perangkat yang terhubung. Ini memiliki potensi untuk disalahgunakan. Namun kami bertanggung jawab untuk melindungi pengguna dengan serius dan kami mendesak pengguna dan mitra untuk melaporkan kegiatan yang mungkin menyinggung, mencurigakan, atau ilegal.”

“Ketika kami mengidentifikasi atau diberitahu tentang perilaku tersebut, kami berkomitmen untuk mengambil tindakan yang tepat dengan pihak yang berwenang dan akan terus memantaunya,” ujar Sony seperti yang dilaporkan Game Rant.

Sumber