Cerita Unik, Sang Iptu Tasripin Yang Gemar Berbagi Bensin Ke Masyarakat Di Jakpus

60

Seorang polisi memiliki kewajiban menjaga keamanan dan ketentraman dalam masyarakat. Menindak kejahatan dalam masyarakat sudah makanan sehari hari bagi para jajaran polisi Indonesia. Namun ada kisah unik yang kita dengar tentang polisi, tidak dengan menjaga keamanan namun pertolongan yang diberikannya ke masyarakat umum.

Polisi yang gemar membantu masyarakat ini berlokasi di Jakarta Pusat (Jakpus). Sang Iptu Tasripin sosok polosi yang gemar membantu sesama ke masyarakat. Dirinya sering menolong orang yang motornya mogok dengan membagi bensin motornya ke motor masyarakat yang mogok.

Beginilah kisah Iptu Tasripin yang gemar menolong berbagi bensin :

Tasripin menceritakan awal mulanya mendapat ide tersebut yakni sekitar 4 tahun yang lalu, saat dirinya melihat seorang ibu yang membawa anak tengah mendorong motor di Jalan Medan Merdeka Timur. Kala itu matahari sedang terik-teriknya dan kondisi jalanan padat. Terenyuh melihat sang ibu berpeluh keringat mendorong motor, Tasripin lantas mendekatinya.

“Saya tanya kenapa motornya didorong? Ternyata kehabisan bensin. Wah kasihan juga, pom bensin kan masih jauh dari sini. Bensin saya di tangki masih banyak, tapi gimana ngambilnya,” kata Tasripin mengenang kejadian tersebut.

Karena kondisi jalan padat, ia membantu mendorong motor ibu tersebut ke depan salah satu warung makan di Jalan Batu, Gambir. Tasripin yang bercucuran keringat lantas membuka topi pet polisinya. Di saat itulah ia kemudian mendapat ide menyedot bensin.

“Saya baru sadar kalau di dalam pet ada selang kecilnya. Saya ambil selang itu buat nyedot,” kata bapak 2 anak ini.

kisah iptu tasripin

Ia lantas meminta plastik kecil kepada pemilik warung untuk menampung bensin yang disedot dan memindahkan ke motor ibu yang malang itu. Setelah terisi sekitar seperempat liter, motor ibu yang tak diketahui namanya tersebut dapat dinyalakan kembali.

“Saya kasih bensin dikit aja, yang penting bisa jalan sampai pom bensin. Senang banget dia, bilang makasih berkali-kali,” kata Tasripin.

Ibu tersebut hendak membayar bensin yang ia berikan, namun Tasripin menolak. Ia mengaku ikhlas menolong. “Mendingan duitnya untuk tambahan beli bensin,” ujarnya.

Beberapa hari setelah kejadian itu, tak disangka ia kembali bertemu dengan warga yang bernasib serupa. Namun kali ini menimpa seorang anak muda laki-laki. Meski pemuda tersebut terlihat masih kuat mendorong motor, Tasripin tetap iba.

Tasripin yang mengenakan seragam polisi lantas meminta pemuda itu menepikan motornya. Awalnya pemuda itu tampak takut, namun setelah tahu Tasripin hendak memberi bensin, pemuda tersebut terlihat senang.

“Besok-besoknya, kalau lihat pet punya teman saya yang rusak dan mau dibuang, saya minta. Saya ambil selangnya buat jaga-jaga kalau ada masyarakat yang kehabisan bensin lagi di tengah jalan,” ujarnya.

Kini ia selalu menyimpan selang dan plastik di dalam jok motornya untuk berjaga-jaga jika ada yang membutuhkan pertolongan darinya.

 

sumber