Inidia Bentuk Bom Kaleng Yang Di Klaim ISIS Jatuhkan Pesawat Rusia

Sapujagat.comPesawat Airbus A-321 membawa tujuh awak dan 217 penumpang, 17 di antaranya anak-anak,  jatuh pada 31 Oktober. Pesawat itu patah menjadi dua. Satu patahan terbakar, sementara patahan lainnya menabrak karang.

Majalah Dabiq, sarana propaganda militan Negara Islam Irak dan Syam (ISIS), menjelaskan metode mereka menjatuhkan pesawat komersial Kogalymavia di atas langit Semenanjung Sinai, Mesir, akhir bulan lalu. Dari gambar yang ditampilkan, pejuang khilafah cuma memakai kaleng bekas minuman soda, ditambah detonator, dan bom TNT ukuran kecil.

“Bom ini berhasil diselundupkan ke dalam pesawat dari Bandara Sharm el-Sheikh,” tulis majalah itu, seperti dilansir ulang the Independet, Kamis (19/11).

Tak sekadar memuji keberhasilan perancang bom mereka menjatuhkan pesawat, Majalah Dabiq sekaligus mengancam setiap negara Barat akan melakukan teror serupa bila wilayah Irak dan Suriah terus dibom.

Rusia jadi sasaran karena mengirim jet tempur dan tentara membantu Presiden Suriah Basyar al-Assad menggempur basis-basis kelompok teroris, baik ISIS maupun kelompok pemberontak didukung Arab Saudi.

“Serangan kali ini menunjukkan pada Rusia, dan semua yang bersekutu dengan negara itu, bahwa tidak ada yang aman di darat maupun udara untuk mereka. Pembunuhan yang mereka lakukan di Syam setiap hari hanya menghasilkan balasan setimpal,” tulis Dabiq.

Salah satu sumber yang terlibat dalam investigasi jatuhnya Kogalymavia menduga bom diletakkan di kabin penumpang, bukan bagasi kargo. Buktinya pesawat terbelah dua di udara sebelum jatuh. Dengan demikian, klaim ISIS bahwa bom ukurannya kecil masih sesuai penyelidikan tim lintas negara.

“Bom kemungkinan diletakkan di bawah kursi penumpang dekat dengan jendela. Ini menyebabkan kehancuran kerangka dan menekan udara kabin,” ujarnya.

isis-klaim-jatuhkan-pesawat-rusia-berbekal-utak-atik-kaleng-bekas

Sumber

Agen Poker