Inidia Penampakan Sirkuit Sentul Yang Baru Untuk Ajang MotoGP 2017

94

Sapujagat.com – Olahraga balap motor MotoGP yang diselenggarakan tiap tahun di seluruh dunia ini menjadi tontonan yang seru dan mendebarkan. Puluhan juta bahkan ratusan juta pasang mata menonton aksi balap motor dari pembalap pembalap dunia yang keren dan apik.

Sudah menjadi mimpi bersama bagi kita masyarakat Indonesia bila menonton aksi balap MotoGP di negeri sendiri agar tidak kalah dengan negara tetangga sebelah yaitu di Malaysia. Akhirnya mimpi itu berhasil terwujud, Indonesia akan menjadi tuan rumah MotoGP pada tahun 2017 di Sentul.

Diselenggarakannya balapan MotoGP di Indonesia bukan lagi mimpi. Sebab, berkat dukungan dari sejumlah pihak termasuk pemerintah, Indonesia resmi menjadi salah satu tuan rumah MotoGP musim 2017 mendatang.

Sebagai bukti balapan MotoGP resmi digelar di Indonesia pada 2017, pada Rabu (18/11/2015) Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi sudah menandatangani letter of intent (LOI) dengan pihak Dorna Sport.

“LOI sudah ditandatangani oleh Menpora kemarin. Penandatanganan itu sudah bisa disebut sebagai bukti bahwa MotoGP 2017 jadi digelar di Indonesia. Karena, jika LOI sudah ditandatangani dan Indonesia tidak segera mempersiapkan sirkuit dan lain sebagainya, kita akan dikenakan denda oleh Dorna Sport,” ujar Direktur Sirkuit Internasional Sentul Tinton Soeprapto di kantor Dewan Pertimbangan Presiden, Kamis (19/11/2015) di Jakarta Pusat.

Sirkuit Internasional Sentul akan bersolek guna menjadi arena pertarungan para pebalap MotoGP di musim 2017 mendatamg. Awal Desember nanti Sentul mulai dirombak, dengan arsitek Hermann Tilke yang sudah berpengalaman merancang sirkuit dunia.

Tahap pertama di awal Desember 2015, perombakan Sentul dimulai dari bangunan sekitar lintasan. Pada Januari seluruh gedung sudah rata dengan tanah. Selanjutnya, di April 2016, aspal akan dibongkar sedalam 5 cm dan diganti dengan aspal berkualitas tinggi. (Baca Juga: “Resmi, Indonesia Akan Menjadi Tuan Rumah MotoGP 2017“)
“Jadi nanti limbah aspal yang dibongkar itu akan dipanaskan dan dicampur dengan aspal yang baru. Pengerjaan aspal kenapa di April, karena kalau sekarang Musim Hujan nanti hasilnya tidak akan maksimal,” kata Direktur Sirkuit Sentul Tinton Soeprapto, di kantor Dewan Pertimbangan Presiden, Kamis (19/11/2015) di Jakarta Pusat.

Dijelaskan Tinton, Sirkuit Sentul hasil rancangan Tilke ini akan memiliki panjang lintasan dari 3,9 km menjadi 4,4 km, lebar 15 meter dan memiliki 14 tikungan. Di sekeliling sirkuit akan dibangun fasilitas pendukung lainnya.

“Pengerjaannya sampai berapa lama saya belum tahu, yang jelas MotoGP di Indonesia akan dimulai pada Oktober atau November 2017 sebelum Sepang. Tapi sebelum itu, akan ada uji coba dari pihak Dorna,” ucapnya.

Dalam membangun Sirkuit Sentul ini, pemerintah membutuhkan biaya Rp 200 miliar dan saat ini masih ada Rp 5 miliar. Tapi menurut Tinton, uang Rp 200 miliar bisa tercapai dan diharapkan pihak lainnya bisa membantu agar penyelenggaraan balapan MotoGP 2017 di Indonesia berjalan dengan lancar.

“Kata Menpora uang Rp 5 miliar itu ibaratnya baru uang muka, sisanya akan didapat dari hasil bantuan sejumlah pihak terkait lainnya. Dengan Rp 200 miliar itu, kita selama tiga tahun tidak perlu melakukan perombakan lagi, karena nilai itu sudah diperhitungkan sampai sejauh itu,” katanya.

Sumber