Resmi, Indonesia Akan Menjadi Tuan Rumah MotoGP 2017

128

Olahraga balap motor MotoGP yang diselenggarakan tiap tahun di seluruh dunia ini menjadi tontonan yang seru dan mendebarkan. Puluhan juta bahkan ratusan juta pasang mata menonton aksi balap motor dari pembalap pembalap dunia yang keren dan apik.

Sudah menjadi mimpi bersama bagi kita masyarakat Indonesia bila menonton aksi balap MotoGP di negeri sendiri agar tidak kalah dengan negara tetangga sebelah yaitu di Malaysia. Akhirnya mimpi itu berhasil terwujud, Indonesia akan menjadi tuan rumah MotoGP pada tahun 2017 di Sentul.

Diselenggarakannya balapan MotoGP di Indonesia bukan lagi mimpi. Sebab, berkat dukungan dari sejumlah pihak termasuk pemerintah, Indonesia resmi menjadi salah satu tuan rumah MotoGP musim 2017 mendatang.

Sebagai bukti balapan MotoGP resmi digelar di Indonesia pada 2017, pada Rabu (18/11/2015) Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi sudah menandatangani letter of intent (LOI) dengan pihak Dorna Sport.

“LOI sudah ditandatangani oleh Menpora kemarin. Penandatanganan itu sudah bisa disebut sebagai bukti bahwa MotoGP 2017 jadi digelar di Indonesia. Karena, jika LOI sudah ditandatangani dan Indonesia tidak segera mempersiapkan sirkuit dan lain sebagainya, kita akan dikenakan denda oleh Dorna Sport,” ujar Direktur Sirkuit Internasional Sentul Tinton Soeprapto di kantor Dewan Pertimbangan Presiden, Kamis (19/11/2015) di Jakarta Pusat.

Moto GP 2017 di Sentul Indonesia

Tinton menjelaskan, dalam LOI itu, Dorna memberikan kesempatan kepada Indonesia untuk menjadi salah satu tuan rumah MotoGP selama tiga musim, yakni 2017, 2018 dan 2019. “Sebenarnya setiap kontrak Dorna memberikan waktu lima tahun, tapi kita ambil tiga tahun. Kita cari amannya saja, karena belum tahu ke depannya akan seperti apa,” ucap Tinton.

Di tempat yang sama, Anggota Dewan Pertimbangan (Wantimpres) Presiden, Suharso Manuarta menambahkan, maksud dari keterlibatan Wantimpres, yakni untuk memberikan dukungan karena ini terkait dengan semua kementerian dan kepresidenan.

“Kami tidak terlibat secara eksekutif disini, tapi memberikan gagasan,memberikan rambu-rambu supaya tidak keliru, karena posisi dari penyelenggaraan ini agak sedikit berbeda dengan penyelenggaraan kegiatan olahraga lainnya. Meski sirkuitnya milik swasta, tapi penyelenggaraan ini membawa nama negara Indonesia,” kata Suharso.

Ditambahkan Suharso, pemerintah melihat penyelenggaraan balapan MotoGP 2017 ini banyak manfaatnya, terutama disektor perekonomian Indonesia dan sosial lainnya. Dengan adanya MotoGP ini, setidaknya Indonesia akan dikenal lebih luas lagi oleh negara-negara lainnya.

“Kita juga bisa sampaikan kepada dunia bahwa Indonesia pantas menyelenggarakan MotoGP. Siapa tahu kedepannya bisa diikuti penyelenggaraan sejenis seperti F1,” ucap Suharso.

 

sumber:kompas