Gunakan Bahan Non Halal, Restoran Solaria Ditutup? - Infotainment News Online Terkini

JagatNews

Gunakan Bahan Non Halal, Restoran Solaria Ditutup?

on

Sapujagat.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan mencabut sertifikat halal restoran Solaria Balikpapan jika positif mengandung babi. Pemerintah Kota Balikpapan juga tak segan menutup restoran tersebut.

“Kami akan cek, kalau memang benar ada indikasi bahan yang nonhalal, akan ditutup dulu sambil menunggu penggunaan bahan-bahan itu yang sesuai dengan aturan halal,” tegas Rizal kepada Balikpapan Pos, seperti dilansir prokal.co, Kamis (26/11).

Pengelola Solaria akhirnya buka suara terkait dugaan temuan bumbu yang mengandung unsur babi di restoran mereka di Balikpapan, Kalimantan Timur. Mereka memberi penjelasan melalui akun Twitter resmi @SolariaID.

Hai #Solarians, berkaitan dengan pemberitaan mengenai Solaria kota Balikpapan. Berikut yang dapat kami sampaikan :#SolariaInfo,” demikian dikutip Dream dari @SolariaID, Rabu 25 November 2015.

Dalam kicauan itu, pengelola Resto Solaria menyatakan bahwa semua bumbu yang mereka gunakan memiliki sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Semua bahan yang kami gunakan bersertifikat halal & kami selalu mengikuti semua prosedur serta arahan dari MUI Pusat.”

Sementara itu, Lembaga Pengkajian Pangan Obat dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) akan menggelar uji banding atas temuan dalam sidak yang dilakukan oleh Dinas Peternakan dan Kelautan Kalimantan Timur itu.

“Informasi temuan bahan itu dari analisa awal Dinas Peternakan dan Kelautan setempat, kami harus klarifikasi dulu,” kata Direktur LPPOM MUI, Lukmanul Hakim. Hasil itu akan diketahui dalam satu hingga dua hari lagi.

Terungkapnya unsur lemak babi ini bermula dari pengecekan acak kandungan masakan restoran di Balikpapan pada bulan Ramadan silam. Pemerintah Kota Balikpapan mengirimkan sejumlah sample masakan yang akan dilakukan uji laboratorium di LPPOM Kaltim.

“Hasilnya salah satu sample positif mengandung lemak babi dan sample itu adalah dari Resto Solaria Balikpapan,” ujarnya.

Senin lalu, tim gabungan LPPOM Kaltim, Pemkot Balikpapan dan MUI melakukan pengecekan kembali sejumlah bumbu-bumbu yang diduga memiliki kandungan lemak babi. Hasil uji laboratorium memastikan bumbu penyedap warna coklat muda positif mengandung lemak babi.

Jailani menyesalkan adanya temuan lemak babi ini kedapatan dalam masakan Resto Solaria yang sudah mencantumkan sertifikasi halal di setiap menunya. Menurutnya masyarakat Balikpapan yang beragama Islam akan merasa dirugikan dengan adanya temuan fakta ini.

Sehubungan itu, Jailani meminta Pemkot Balikpapan menindak tegas Resto Solaria hingga pencabutan izin operasinya. Dia merekomendasikan pada Wali Kota Balikpapan agar memberikan pelajaran bagi resto yang terbukti merugikan pelanggannya.

Sumber