Heboh ! Pengakuan Mucikari Prostitusi Artis, Nikita dan Puty Revita Minta Dicarikan Pelanggan

87

Dua artis prostitusi ditangkap bersama dengan mucikarinya di sebuah hotel mewah di Jakarta, Kamis malam (10/12/2015). Dua artis prostitusi itu yakni Inisial NM dan PR.

Sosok model berinisial PR yang ditangkap karena kasus prostitusi akhirnya terungkap.

Mucikari prostitusi artis, Ronald Rumagit alias Onat (O) dan Ferry Okviansyah (F) geram lantaran Nikita Mirzani dan Puty Revita tak ditahan dan sudah diperbolehkan pulang. Padahal, Nikita Mirzani dan Puty Revita yang aktif meminta dicarikan pelanggan. Baca Juga :

Inilah Tarif Booking Prostitusi Artis Nikita Mirzani dan Puty Revita

Onat dan Ferry melalui kuasa hukumnya,  Osner Johnson Sianipar mengatakan, tidak adanya penetapan tersangka kepada kedua wanita ini merupakan keputusan tak adil.

inilah pengakuan sang mucikari Nikita Mirzani dan Puty Revita :

Menurutnya, pelepasan Nikita Mirzani dan Puty Revita tak sesuai dengan Pasal 2 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang.

“Prostitusi ini dilakukan atas permintaan mereka (Nikita dan Puty). Seharusnya mereka ditetapkan sebagai tersangka juga dong. Mereka yang mau, dan mereka terima uang kok. Kalau hukum yang ada seperti ini, dikhawatirkan akan memperbanyak prostitusi di Indonesia,” ujar Osner, Sabtu (12/12). Baca Juga :

15 Foto Hot Puty Revita Yang Diduga Artis Inisial PR Dalam Prostitusi Artis

Selain itu, kata dia, Dinas Sosial yang langsung memulangkan Nikita Mirzani dan Puty Revita ke rumahnya setelah menjalani pemeriksaan administrasi juga tidak adil.

“Kami kecewa karena Dinas Sosial terlalu cepat memulangkan Nikita Mirzani dan Puty Revita. Masa baru diserahkan langsung bisa pulang,” tambah Osner.

Osner menjelaskan, seharusnya kedua perempuan itu dilakukan pembelajaran terlebih dahulu. Agar ada efek jera dan tak melakukan hal serupa. Baca Juga :

Beginilah Sosok Laki Laki Yang Dilayani Nikita Mirzani di Kamar Hotel

Dikatakan Osner, pelepasan yang terbilang cepat itu bisa saja menyebabkan adanya penyepelean terhadap tindak pidana asusila.

“Artinya wanita-wanita dalam tanda kutip yang mau seperti itu tidak memiliki beban karena kalau nanti tertangkap merasa hanya diserahkan ke Dinas Sosial saja, lalu keluar,” tambahnya.

 

 

sumber
Agen Poker
Loading...