Beginilah Alasan Penyidik Bareskrim Menjadikan Nikita Mirzani Sebagai Korban - Infotainment News Online Terkini

JagatNews

Beginilah Alasan Penyidik Bareskrim Menjadikan Nikita Mirzani Sebagai Korban

on

Tak mudah bagi polisi membongkar praktik prostitusi online di kalangan artis. Menurut Kepala Subdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes Umar Fana, anak buahnya sengaja menyamar sebagai pelanggan sebelum mengungkap kasus ini.

Nama inisial Artis NM kembali bikin geger lantaran terjerat kasus prostitusi online semalam, Kamis (11/12). Menurut sumber di kepolisian, NM diduga kuat adalah artis seksi Nikita Mirzani.

Pernyataan penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri bahwa Nikita Mirzani merupakan korban tindak pidana perdagangan orang melalui praktik prostitusi, menuai kontroversi di masyarakat. Baca juga :

Inilah Tarif Booking Prostitusi Artis Nikita Mirzani dan Puty Revita

Beberapa pakar hukum pidana dan kriminolog berpendapat bahwa Nikita pada dasarnya tak  termasuk sebagai korban. Nikita seharusnya menjadi bagian dari tindak kejahatan itu sendiri.

Lantas, apa alasan penyidik memposisikan Nikita Mirzani sebagai korban ?

Kepala Subdirektorat III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes (Pol) Umar Surya Fana menjelaskan, pada dasarnya Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) hanya mengenal dua obyek, pelaku dan korban. Baca juga :

70 Foto Hot Artis Inisial NM, Nikita Mirzani Ukuran Besar

Obyek pelaku, berdasarkan Pasal 1 ayat (2) UU TPPO adalah“setiap orang yang melakukan perekrutan, pengangkutan, penampungan, pengiriman, pemindahan atau penerimaan seseorang dengan ancaman kekerasan, penggunaan kekerasan, penculikan, penyekapan, pemalsuan, penipuan, penyalahgunaan kekuasaan atau posisi rentan, penjeratan utang atau memberi bayaran atau manfaat walaupun memperoleh persetujuan dari orang yang memegang kendali atas orang lain, untuk tujuan mengeksploitasi orang tersebut di wilayah NKRI”.

Adapun, obyek korban diatur dalam Pasal 1 ayat (3) UU yang sama.

Bunyinya, “korban adalah seseorang yang mengalami penderitaan psikis, mental, fisik, seksual, ekonomi dan atau sosial yang diakibatkan tindak pidana perdagangan orang”.  Baca juga :

Beginilah Sosok Laki Laki Yang Dilayani Nikita Mirzani di Kamar Hotel !

Dalam perkara ini, lanjut Umar, O yang diduga sebagai germo serta F, manajer Nikita, telah memenuhi unsur sebagai pelaku tindak pidana perdagangan manusia.

“Pelaku bertujuan mengeksploitasi korbannya, yakni Nikita. Dalam bagian penjelasan UU itu juga, salah satu jenis eksploitasi adalah pelacuran,” ujar Umar, Minggu (13/12/2015).

 

 

sumber

Recommended for you