Kronologi Penembakan Walikota Perempuan di Meksiko Setelah Sehari Menjabat

95

Penembakan walikota meksiko – konstitusional dan demokratis di Meksiko sedang mencekam. Baru sehari di lantik menjadi walikota Temixco, Gisela Mota dinyatakan tewas setelah ditembak oleh anggota geng bersenjata pada hari Sabtu (02/01/2015) kemarin. 

Kronologi Penembakan Walikota di Meksiko

Mota Ocampo disumpah hari Jumat untuk memimpin Temixco, kota berpenduduk hampir 100.000 orang yang terletak 60 mil sebelah selatan Mexico City. Para penyerang memasuki rumahnya Sabtu pagi saat keluarganya berada di rumah. Mereka membunuhnya di pintu masuk rumahnya,” tutur Alberto Capella, komisaris keamanan Negara Bagian Morelos.

Dilansir merdeka dari Mexico News Daily, Kronologi Penembakan Walikota di Meksiko, Mota tewas di rumahnya sendiri di Temixco setelah diserang oleh lima orang bersenjata. Para pelaku juga menembak dua orang lainnya yang tengah bersama Mota di rumahnya.

Sementara itu Grubernur Morelos, Graco Ramirez juga telah mengonfirmasi kematian dari sang walikota baru lewat Twitter. Ramirez menyebut kematian Mota tak ada kaitannya dengan kartel narkoba seperti kabar yang sempat tersebut. Namun dugaan awal mengarah pada geng yang banyak mengorganisir kejahatan di kawasan Meksiko Selatan.

Gisela Mota berasal dari kelompok sayap kiri, Partai Revolusi Demokrat. Saat masih dalam masa kampanye, ia sempat menjanjikan beberapa hal termasuk memerangi kejahatan di wilayah pimpinannya. Ia juga mengaku sebagai wanita yang kuat karena mampu mengemban tugasnya sebagai walikota.

Pernyataan itu lah yang diduga menyulut kemaran geng kejahatan di kota tersebut dan terjadi penembakan Gisela Mota. Saat terpilih beberapa waktu lalu, banyak yang menolak Mota sebagai pemimpin kota Temixco yang kini berpenduduk sekitar 100 ribu jiwa. Namun melihat banyaknya angka kriminalitas di kota tersebut, Mota berhasrat untuk memeranginya secara terang-terangan.

Polisi kemudian melakukan pengejaran dan terlibat baku tembak dengan orang-orang bersenjata itu, menewaskan dua orang dari mereka. Dua orang dewasa dan seorang remaja ditangkap dan akan segera dituntut

Pemerintah Negara Bagian Morelos mengeluarkan pernyataan yang memuji Mota Ocampo sebagai pelayan publik yang jujur dan berkomitmen.

Bahkan, penyerangan ini dinilai menjadi tantangan kejahatan terorganisir terhadap tatanan konstitusional dan demokratis.

Negara Bagian Morelos dikenal karena kegiatan kartel narkobanya. Meski demikian, Alberto tak menyebutkan dari kelompok mana para penembak berasal. Beberapa barang bukti seperti senapan 9 milimeter Uzi, masker ski, dan mobil SUV dengan plat nomer Meksiko berhasil diamankan.

Semoga penembakan Gisela Mota walikota di meksiko tidak terulang di Negeri kita Indonesia. Politik yang bersih kunci kepercayaan masyarakat.