Teman Wayan Mirna Ogah Diperiksa Polisi, Klarifikasi Bantah Bunuh Wayan Mirna

84

Wayan Mirna – Satu per satu polisi menemukan titik terang kematian Wayan Mirna Salihin (27). Dari hasil interograsi para saksi dan rekaman closed circuit television (CCTV) diketahui Mirna tidak memesan kopi tersebut.

Wayan Mirna tidak memesan, tapi dipesankan. Dia datang, barang itu sudah ada,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Khrisna Murti, di Jakarta, Minggu (10/1/2015).

Dalam rekaman CCTV tersebut juga terlihat bahwa sudah ada tiga gelas es kopi yang disiapkan di atas meja 54. Sesaat setelah kejadian, kopi-kopi tersebut langsung diamankan petugas cafe terkait Kasus Wayan Mirna.

“Kopi itu diamankan, dicoba petugas cafe,” terang Khrisna.

Dari beberapa CCTV yang diamankan petugas, tergambar posisi Mirna dan 2 rekannya saat duduk di meja cafe. Namun, posisi Mirna tidak begitu jelas karena terhalang rerimbunan pohon buatan. “Keliatan di CCTV tubuhnya. Yang lainnya tidak kelihatan. Urutan datang pergi kelihatan,” kata Khrisna.

Dari dua rekannya, baru satu orang teman korban yang diperiksa pihak kepolisian. Sementara satu rekannya yang lain sudah dilayangkan surat panggilan untuk Senin 11 Januari 2016.

“Tadi malam dilayangkan sama Polsek Tanah Abang,” kata Krishna.

Namun yang bersangkutan menolak untuk diperiksa. Seperti disampaikan Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti.

“Tadi malam suruh ke kantor enggak mau. Iya dia (teman yang memesan kopi),” ujar Krishna Murti di Jakarta, Minggu (10/1/2016).

Tidak dijelaskan mengapa ia menolak untuk diperiksa.

“Tidak dijelaskan kenapa enggak mau diperiksa. Statusnya kan baru saksi. Baru diajak ke kantor. Surat panggilan (akan dilayangkan) hari Senin (11 Januari 2016). Kalau yang satu sudah dimintai keterangan,” lanjut dia.

Meski demikian, sambung Krishna, polisi tidak akan melakukan pemeriksaan dengan modal isu yang beredar. Polisi akan periksa semua saksi yang berada di lokasi pada saat Mirna tewas.

“Polisi itu harus curigai semuanya. Kan kita pakai asas praduga bersalah. Enggak bisa dengan modal isu, pemberitaan, atau sosial media. Semua kami curigai,” pungkas Krishna.

Klarifikasi Teman Wayan Mirna Bantah Terlibat Pembunuhan Mirna

Polisi sempat menyebut nama salah seorang teman Wayan Mirna Salihin sebagai orang yang memesankan kopi di kafe di Grand Indonesia, Jakarta Pusat.

Nama teman Mirna tersebut adalah Jessica Ngadimin. Jessica disebut-sebut polisi adalah orang yang pertama kali datang ke kafe dan memesankan minuman berupa es kopi Vietnamese untuk Mirna yang datang belakangan.

Namun, kabar mengenai dugaan keterlibatan buru-buru dibantah pihak keluarga Jessica.

penyataan-jessica_20160110_235457

Ikuti terus perkembangan kasus wayan mirna salihin yang ganjil dibawah ini..

Kasus Wayan Mirna Salihin

Berita Terkait:

12 Foto Wayan Mirna Salihin Meninggal Usai Ngopi di Grand Indonesia