Paper Bag Diatas Meja Buat Kejanggalan Kasus Wayan Mirna

72

Kasus Wayan Mirna – Polisi baru melakukan pra-rekonstruksi kematianWayan Mirna Salihin di Olivier Restaurant pada (11/01/16). Berdasarkan pra-rekonstruksi, ditemukan beberapa keganjilan yang kuat dugaan Wayan Mirna Meninggal Karna Diracun.

Dilansir merdeka,  Dalam pra-rekonstruksi ini dua pelayan restoran melakukan reka adegan Kasus Wayan Mirna.

Pelayan pria membawa nampan berisi segelas kopi dan teko kopi, memperagakan adegan berbincang dengan pelayan wanita. Berdasarkan pantauan, perempuan tersebut nampak sesekali mengaduk kopi yang ada di depannya. Kopi tersebut berada di antara tiga paper bag berwarna cokelat yang tersusun rapi di meja.

“Di sini ada tiga paper bag di tempat yang sama dan isinya sama,” kata pegawai kafe saat melakukan pra-rekonstruksi di Olivier Cafe, West Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (11/1).

Polisi merasa janggal adanya paper bag di meja. “Harusnya kan kalau paper bag gitu ada di kursi, kenapa di meja,” kata salah satu polisi.

Pegawai yang melakukan pra-rekonstruksi langsung membenarkan. Dia juga heran sebab paper bag tersebut posisinya menutupi minuman Mirna.

Paper Bag Menghalangi CCTV

Cafe Olivier di Grand Indonesia memang dilengkapi dengan CCTV. Namun saat Mirna dan kedua rekannya minum, CCTV tidak terlalu jelas merekam ke tiganya.

“CCTV ada di mana-mana, posisi duduk Mirna dan dua temannya itu terhalang rerimbunan pohon kecil yang buatan itu,” ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti, Senin (11/1).

Dari kamera pengintai tersebut, Wayan Mirna, Jesica dan Hani duduk di deretan sofa hijau yang letaknya di pojok kafe tersebut. Aktivitas ke tiganya saat duduk di sofa hijau itu juga tidak terekam dengan jelas karena paper bag.

“Kelihatan, tubuhnya kelihatan, mereka duduk, tapi kaki dan tangannya gak kelihatan karena ada paper bag,” lanjutnya.

Polisi Sita Barang Teman Wayan Mirna

Dari hasil pra-rekonstruksi kemarin, Polisi datangi rumah teman Wayan Mirna. Penggeledahan di salah satu rumah teman Wayan Mirna dilakukan guna pengembangan kasus.

“Salah satu saksi, rumahnya kami datangi. Kami terbitkan surat perintah penggeledahan,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti di Jakarta, Selasa (12/1/2016).

Krishna enggan menyebutkan inisial dari teman Mirna. Selain itu, ia juga tak menyebutkan kapan penggeledahan berlangsung. Kabarnya, teman mirna yang digeledah tersebut diketahui memesan es kopi Vietnam milik Mirna.“Kami cari bukti yang diperlukan. Digeledah, iya. Dicari barang buktinya,” tambah Krishna.“(Penggeledahan dilakukan) karena yang bersangkutan ada di TKP, yang memesan kopi, yang membayar kopi, yang menunggu korban. Itu kan fakta, dan karena fakta, kami lakukan (penggeledahan),” ujar Krishna.

Dari penggeledahan tersebut, polisi menyita sejumlah barang untuk diperiksa. Sayangnya, Krishna tak menyebutkan barang-barang yang disita.

Ikuti Terus Berita Terupdate suputar Kasus Wayan Mirna di bawah ini.

Kasus Wayan Mirna

Berita Terkait:

Wayan Mirna Dibunuh, Pelaku Bukan Satu Meja Dengan Wayan

12 Foto Wayan Mirna Salihin Meninggal Usai Ngopi di Grand Indonesia

Agen Poker
Loading...