Kasus Wayan Mirna, Polisi Duga Ini Pembunuhan Berencana

73

Kasus Wayan Mirna – Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri telah selesai memeriksa sampel kopi ala Vietnam yang diminum Wayan Mirna.

“Dari hasil sampel yang dikirim ke Labfor, ditemukan kandungan sianida sebanyak 15 gram,” kata Kepala Pusat Laboratorium Forensik Polri Brigadir Jenderal Alex Mandalika sebagaimana dilansir Tempo.

Dalam kasus Wayan Mirna, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes M Iqbal mengatakan, diduga ada unsur pembunuhan berencana dalam peristiwa kematian Wayan Mirna Salihin (27), usai menenggak kopi di Olivier Cafe, Rabu (6/1).

“Ya, ada unsur perbuatan jahat. Ya (pasal) pembunuhan dong, berencana. Kalau itu terbukti,” kata Iqbal dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (17/1).

Berdasarkan hasil autopsi tubuh Mirna, Iqbal menyatakan ditemukan zat beracun berjenis sianida. Racun itu yang merenggut nyawa Mirna.

“Laporan forensik itu memang perlu, kami duga ada zat beracun. Zat beracun yang diduga masuk ke dalam tubuh korban. Saat ini sudah, dipastikan bahwa zat ini kandungannya sianida,” ucap Iqbal.

Hanya saja sejauh ini, Iqbal menyatakan polisi masih menelusuri peristiwa itu. Dia menyatakan hingga saat ini polisi belum menetapkan tersangka pembunuh Mirna.

“Jadi, kami bisa langsung menelusuri dari mana, yang akan calon tersangka, atau yang menjadi terduga tersangka. Strategi penyelidikan kan banyak. Kita akan cek, sianida itu dan sebagainya. Yang jelas sampai sejauh ini kita itu belum menemukan tersangka. Penyidik sedang bekerja, nanti akan disampaikan ya,” tutup Iqbal.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti menyatakan akan memanggil kembali sejumlah saksi terkait kematian Mirna.

Namun, pemanggilan kali ini pihak penyidik akan langsung menuangkan pemeriksaan ke dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

“Ya kurang lebih pemanggilan akan dilakukan dalam tiga hari ke depan,” kata dia di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, (13/1).

Polisi melakukan pra-rekonstruksi kasus wayan mirna pada (11/01/16) kemarin. Polisi menemukan beberapa keganjilan dalam pra-rekonstruksi Kasus Wayan Mirna.

Rekaman Kasus Wayan Mirna beredar di youtube dengan nama Game Anyar. Dari Rekaman Kasus Wayan Mirna sangat jelas terlihat bahwa kematian Wayan Mirna Salihin sangatlah tak wajar. Apalagi hasil otopsi menemukan bahwa tubuh Wayan Mirna kemasukan zat yang bersifat korosif, seperti sianida.

Ikuti Terus Berita Update Kasus Wayan Mirna Yang Meninggal Tak Wajar Hanya Di..

Kasus Wayan Mirna

Berita Terkait:

Kopi Wayan Mirna Mengandung 15 gram Racun Sianida

Wayan Mirna Dibunuh, Pelaku Bukan Satu Meja Dengan Wayan

Jessica Kusuma Wongso Dalam Kasus Wayan Mirna