Update! 7 Fakta Jessica Kumala Wongso Dalam Kasus Wayan Mirna - Infotainment News Online Terkini

JagatNews

Update! 7 Fakta Jessica Kumala Wongso Dalam Kasus Wayan Mirna

on

Jessica Kumala Wongso – Satu per satu polisi menemukan titik terang kasus Wayan Mirna Salihin (27). Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri telah selesai memeriksa sampel kopi ala Vietnam yang diminum Wayan Mirna.

“Dari hasil sampel yang dikirim ke Labfor, ditemukan kandungan sianida sebanyak 15 gram,” kata Kepala Pusat Laboratorium Forensik Polri Brigadir Jenderal Alex Mandalika sebagaimana dilansir Tempo.

Berita Selengkapnya: Kopi Wayan Mirna Mengandung 15 gram Racun Sianida

Jessica Kumala Wongso (27) atau Sisca menjadi sosok paling disorot seiring meninggalnya Wayan Mirna Salihin usai minum kopi di Olivier Cafe, West Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat, 6 Januari 2016.

Bersama Hanny, Jessica adalah teman ngopi Mirna. Mereka bertiga sempat kongko di kafe yang letaknya tepat di jantung Jakarta itu, sebelum peristiwa maut merenggut nyawa Mirna.

Dalam interogasi yang dilakukan sebelumnya dalam kasus Wayan Mirna, dari keterangan yang diberikan oleh saksi dalam interogasi Kasus Wayan Mirna, kecurigaan tertuju pada salah satu teman Wayan Mirna yang bernama Jessica Kusuma Wongso. Baca berita selengkapnya di  5 Dugaan Saksi Bahwa Jessica Kusuma Wongso Pelaku Kasus Wayan Mirna

Seberapa penting kah peran Jessica Kumala Wongso dalam kasus Wayan Mirna ini ?

Inilah 7 Fakta Jessica Kumala Wongso Dalam Kasus Wayan Mirna

1. Jessica Datang Lebih Awal

Jessica adalah teman ngopi Mirna yang memesankan dan datang lebih awal. Jessica diketahui mengajak Mirna kongko minum kopi di Kafe Olivier, West Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat.

Jessica yang memesan tempat beserta minuman datang 40 menit lebih awal. Setelah itu Mirna dan Hanny menyusul sekitar pukul 17.25 WIB. Saat duduk dan menyeruput es kopi Vietnam, tubuh Mirna seketika kejang dan mulutnya berbusa.

“Jessica yang ajak Mirna minum kopi,” kata salah seorang perwira di lingkungan Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa 12 Januari 2016.

Fakta tersebut berdasarkan petunjuk yang disita kepolisian, yaitu telepon genggam. Namun, apa isi percakapan tersebut penyidik enggan membeberkannya.

2. Jessica Buang Celana yang Dipakai Saat Pertemuan

Jessica Kumala Wongso (27) membuang celana panjangnya yang dikenakannya usai kematian temannya, Wayan Mirna Salihin (27). Menurut pengacaranya, Yudi Wibowo Sukinto, Jessica membuang celananya itu karena robek. Celana Jessica itu dibuang oleh pembantunya.

“Itu (celana) dibuang. Sama pembantunya kan ditanya ‘dibuang ya non ya? Ini kan sobek gak bisa dijahit’, Jessica jawab ya terserah,” kata Yudi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (19/1/2016).

Menurut Yudi, celana Jessica itu robek pada saat Jessica ikut membantu membawa Mirna hingga ke Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta Pusat, setelah colapse usai meminum kopi di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta Pusat.

“Jessica itu sampai ke RS Abdi Waluyo, sampai jam 10 malam (Rabu, 6 Januari), sampai celana sobek (sambil menunjuk di bagian selangkangan),” ujar Yudi. Ia juga turut menyaksikan penggeledahan tersebut.

Celana itu kemudian dicari-cari penyidik saat rumah Jessica di Subter Icon, Sunter, Jakarta Utara digeledah pada Minggu (10/1) malam lalu. Selain celana, penyidik, kata Yudi, juga membawa sejumlah barang pribadi milik Jessica di situ.

“Celana, baju yang terlihat di CCTV, beberapa obat sakit leher berupa kaplet, terus obat kalau dia enggak bisa tidur, laptop, kartu kredit, tabungan. Diperiksa mungkin ada gak beli sianida,” terang Yudi.

Dilansir tribunnews, Polisi menduga pelaku menyembunyikan racun sianida di celana dalam. Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya kini sedang mencari celana dalam yang saat kejadian dipakai pelaku.

Namun, siapa penyimpan dan penuang racun sianida itu ke es kopi Mirna, belum diungkap polisi.

3. Jessica Irit Bicara

Jessica atau Sisca irit bicara sepanjang proses prarekonstruksi detik-detik meninggalnya Wayan Mirna Salihin.

Saat prarekonstruksi yang berlangsung di Olivier Cafe, duduk di samping kanan seorang pelayan kafe yang menjadi pemeran pengganti Mirna, Jessica hanya sesekali mengeluarkan kata-kata. Itu pun hanya saat ditanyai polisi.

“Saat itu (Mirna kejang-kejang), kamu bagaimana?” tanya penyidik kepada Jessica yang mengenakan baju putih gading itu, Senin 11 Januari 2016.

Jessica lalu memperagakan saat berdiri, seraya seorang pelayan menghampiri mereka, karena melihat Mirna kejang-kejang. “Saya berdiri gini, terus waiter dateng,” ucap Jessica.

Namun penyidik tampak kurang paham dengan penjelasan dia. Polisi akhirnya lebih banyak berinteraksi dengan rekan Mirna yang lainnya, Hanny. Khususnya terkait kronologi peristiwa ‘kopi maut’ itu.

Perempuan berambut hitam dan mengenakan blus merah muda itu terlihat lebih interaktif, gamblang, dan detail memperagakan adegan demi adegan di depan puluhan penyidik.

4. Jessica Kenal Suami Mirna

Polisi menepis keterangan pengacara Jessica, Dilansir Detik,  Yudi Wibowo yang menyebut kliennya tak mengenal suami Wayan Mirna (27), Arief. Polisi mendapat informasi, Jessica kenal dengan suami Mirna.

“Kenal, dikenalin sama Mirna kalau nggak salah,” jelas Dirkrimum Polda Metro Kombes Krishna Murti, Selasa (19/1/2016).

Krishna tak merinci lebih jauh mengenai hubungan antara Jessica, Mirna dan suaminya.

Krishna juga menyampaikan, pihaknya akan kembali menggelar rekonstruksi mengenai kopi yang dikonsumsi.

“Ada saksi yang melihat kondisi kopi, dari warnanya ada seperti itu. Ada kalau nanti sudah direkon kopi saya cerita ini loh ini loh kan belum. Hari ini saya mau rekon kopi,” tutup dia.

5. Jessica Alami Depresi

Jessica, teman ngopi Wayan Mirna Salihin diduga stres dan depresi melihat pemberitaan tentang dirinya di media massa. Pemberitaan yang beredar seolah-olah menyudutkannya sebagai pembunuh Mirna.

Hal ini diungkapkan pengacara Jessica, Yudi Wibowo. Yudi dilansir liputan6, mengatakan saking depresinya, Jessica sampai mengurung diri dan enggan menonton berita di televisi.

“Dia itu depresi karena pemberitaan di media seolah-olah dia (pembunuh Mirna). Dia stres, nggak berani keluar kamar. Nggak berani lihat TV,” kata Yudi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (19/1/2016).

“Dia mikir ‘kok pulang ke Indonesia malah gini?’ Dia baru pulang (dari Australia) 5 Desember kemarin,” imbuh Yudi.

Masih kata Yudi, Jessica saat itu mengajak Mirna dan temannya yang lain, Hanny, ngopi dan membayar duluan lantaran hendak menraktir temannya itu. Itu karena Mirna sudah sering menraktir dirinya.

Jika tidak dibayar lebih dulu pun, kata dia, biasanya mereka akan rebutan membayar. Sementara Olivier Cafe dipilih Jessica lantaran ia tak tahu tempat ngopi yang enak di Jakarta. Sedangkan Mirna hanya merekomendasikan lokasi ngopi di Grand Indonesia.

“Jessica sering diajak Mirna, ditraktir. Dua-duanya lama di luar negeri. Jessica kerja juga part timer. Setelah lulus kerja di Sidney‬. Mirna pulang lebih dulu (ke Indonesia),” ujar Yudi.

Dia menambahkan, “Jessica ingin traktir mereka. Jessica nggak tahu ada kafe di situ. Mirna ngomong di kafe GI‬ (Grand Indonesia) saja.”

6. Jessica Bukan Lesbian

Penasehat Hukum Jessica Kumala Wongso, Yudi Wibowo membantah rumor yang menyebutkan kliennya seorang lesbian.

Dilansir liputan6, Sebelumnya tersebar pesan singkat yang menuding motif Jessica membunuh Mirna lantaran sakit hati mengetahui Mirna sudah dipinang Arief Sumarko, sang suami.

“Jessica bukan lesbian. Ngaco itu kabarnya. Dia punya cowok kok, bule di Australia namanya Patrick,” kata Yudi ketika menunggu klien yang juga sepupunya itu diperiksa penyidik di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (19/1/2016).

Menurut Yudi, Jessica memang tak pernah berpacaran dengan pemuda Indonesia karena lebih menyukai pria warga negara asing (WNA). Hubungan Jessica dengan Mirna pun tak karib, hanya sekedar teman main.

“Mereka nggak dekat. Bukan sahabatan. Cuma cukup kenal. Jessica pacarnya bule-bule, keren-keren,” ujar Yudi.

7. Pengacara Jessica Diusir Polisi

Polisi ‘mengusir’ pengacara Jessica, Yudi Wibowo dari ruang pemeriksaan. Alasannya, status Jessica masih saksi, tak perlu didampingi pengacara.

“Ini saksi pakai pengacara, pengacara ngomong, ya terserah saja. Saksi tidak wajib didampingi pengacara. Makanya kami bilang, ‘tidak ada kewajiban pengacara pada saat pemeriksaan saksi di dalam. Anda (ke pengacara) keluar’. Keluar dia,” jelas Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti, Selasa (19/1/2016).

Dilansir Detik, Krishna juga menyampaikan, lain soal bila Jessica menjadi tersangka, sudah tentu dibolehkan dan bahwa ada kewajiban didampingi pengacara.

“Kalau jadi tersangka, siapapun wajib ditawarkan. Apalagi ancamannya 5 tahun. Ini saksi tidak ada kewajiban. Jadi silakan saja ngomong. Kita kan nggak berdebat dengan pengacara,” tutup dia.

Ikuti terus perkembangan kasus Wayan Mirna yang menemui titik terang dalam penyelidikan hanya di

Kasus Wayan Mirna

Berita Terkait:

Pengacara Jessica Sebut Polisi Mengada-Ngada Dalam Kasus Wayan Mirna

Ini Kesaksian Hani Dalam Kasus Wayan Mirna

12 Foto Wayan Mirna Salihin Meninggal Usai Ngopi di Grand Indonesia

 

Recommended for you