Babak Akhir Kasus Wayan Mirna, Siapa Pelakunya?

69

Kasus Wayan Mirna – Babak Akhir Kasus Wayan Mirna, Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti mengatakan, Selasa pekan depan ia akan mengunjungi Kejaksaan Tinggi DKI. Hal ini di maksudkan untuk menunjukkan data serta alat bukti yang berhasil dikumpulkan anggotanya selama pengusutan Kasus Wayan Mirna.

“Selasa saya ekspose ke kejaksaan. Dari hasil ekspose kejaksaan itu petunjuk gelar perkara,” kata Krishna di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (22/1/2016).

Kronologi Mirna Salihin Meninggal, Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Suyatno mengatakan, peristiwa bermula ‎ketika Wayan Mirna janjian bertemu dengan temannya Siska dan Hani di Restoran Olivia. Siska datang lebih dulu dan langsung memesan 3 jenis minuman, es Vietnam kopi, cocktail, dan fashioned sazarec.

“‎Siska datang duluan kemudian pesan 3 jenis minuman dan langsung dibayar sekitar pukul 16.09 WIB,” ujar Suyatno di Jakarta, Jumat (08/01/2016).

Kombes Krishna Murti sebagaimana dilansir dari liputan6 mengatakan pihaknya menggunakan keterangan ahli sebagai alat bukti yang kuat dalam menetapkan tersangka peracun es kopi Vietnam Mirna. Saat ini para ahli baru memberikan analisanya secara lisan, belum berbentuk dokumen atau BAP (Berita Acara Pemeriksaan). Analisa dalam bentuk BAP lah yang nantinya menjadikan alat bukti sah.

“Alat bukti yang paling kuat itu nanti adalah keterangan ahli. Keterangan ahlinya baru lisan. Kami butuh dokumen. Dokumen itu nanti (jadi) alat bukti yang sah,” jelas Krishna.

Sejauh ini, keterangan ahli yang dalam proses pemberkasan adalah keterangan ahli forensik dari Pusat Laboratorium (Puslabfor) Polri dan psikiatri forensik dari Biro Psikologi Polri. Kedepannya polisi akan mengundang beberapa saksi ahli lagi, di antaranya ahli pidana.

“Yang sudah itu ahli forensik, psikolog forensik, nanti ahli pidana. (Ahli) Satu lagi tidak bisa saya sampaikan,” ujar Krishna.

Sementara itu, Pembantu Jessica Diamankan Polisi Karna Jadi Saksi Kunci dalam kasus Wayan Mirna Salihin.

“Kami punya salah satu keterangan dari saksi kunci, yaitu pembantunya. Kini, pembantunya sudah kami amankan. Dia (mengaku) diperintah untuk membuang celana,” kata Krishna di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (21/1)

SR, pembantu di rumah Jessica Kumala Wongso (28) diamankan di rumah khusus terkait kasus Wayan Mirna Salihin (27). Polisi punya alasannya.

“Pembantu kita amankan karena keterangannya signifikan,” kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (22/1/2016).

Krishna mengungkap seberapa signifikan keterangan SR itu. “(Menyangkut) alibinya Jessica,” ucap Krishna lagi.

Saat ini, SR dalam pengamanan polisi di tempat khusus yang dirahasiakan. Polisi mengamankan SR agar tidak kesulitan ketika membutuhkan keterangannya di persidangan nanti.

“Dengan harapan nanti kalau sidang, mau dimintai keterangan enggak susah nyarinya,” jawab Krishna saat ditanya mengapa SR harus diamankan polisi.

Ikuti terus kasus Wayan Mirna Salihin yang sudah sampai babak akhir, lantas siapa pelakunya? selengkapnya di..

Kasus Wayan Mirna

Berita Terkait

Kronologi Penggeledahan Rumah Jessica Menurut Ketua RT

Jessica Menghela Napas Saat Wartawan Tanya Soal Tersangka Kasus Wayan Mirna

Ini Bantahan Polisi Mengenai Hanny Minum Kopi Mirna