4 Cerita Horor Di Polda Metro Bikin Merinding

338

Cerita Horor – Pada beberapa hari lalu, sempat membahas Kisah Hantu Di Tempat Bencana Alam, kini cerita horor beralih ke Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) yang didirikan pada 6 Desember 1949. Pada waktu lalu Polda Metro sempat berkantor di kawasan Monas, pada 1963 markas komando ini pindah ke Jalan Sudirman Nomor 55, Jakarta Pusat.

Bangunan tua yang berada di Kompleks komando seluas 7 hektare ini menyimpan cerita horor. Anggota Bidang Humas Polda Metro Jaya Brigadir Budi sebagaimana dilansir liputan6 mengatakan pernah mendengar dan mengalami kisah horor di polda metro.

Inilah 4 Cerita Horor Di Polda Metro Bikin Merinding

1. Anak kecil sedang berayun-ayun dihandle daun pintu

Brigadir Budi menceritakan bahwa dalam gedung yang sedang direnovasi sering di ganggtu hantu anak kecil dan ibunya.

“Sebelum Bapak (Kabid Humas Kombes Mohammad Iqbal) merenovasi (gedung) ini, dulunya banyak yang ‘gangguin’. Yang bisa ‘lihat’ sih bilangnya anak kecil sama ibunya,” ujar Budi kepada Liputan6.com di lobi Gedung Bidang Humas Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (25/1/2016).

Budi bercerita daun pintu lobi di lantai dasar gedung bertingkat dua ini sering kali bergerak buka-tutup sendiri, tanpa ada orang yang menyentuhnya. Konon, orang yang bisa melihat mahluk halus mengatakan, seorang anak kecil sedang berayun-ayun dihandle daun pintu.

“Itu kata teman yang bisa lihat, ada anak kecil lagi ayunan di pintu,” imbuh Budi.

2. Hantu Genderuwo di Pohon Besar

Budi menambahkan beberapa anggota yang  tugas piket malam mengungkapkan, sosok pria besar hitam kerap iseng melempar buah dari atas pohon besar di depan kantor Pam Obvit ke anggota yang sedang lewat.

“Ada genderuwo. Sukanya lempar-lempar buah dari atas pohon. Saya dengar ceritanya dari anggota yang piket malam,” kata Budi.

3. Hantu Kuntilanak di Pohon Besar

Budi menceritakan cerita hantu yang paling seram di polda metro jaya ialah ketika pohon yang berdiri di depan mess pejabat Polda Metro Jaya dihuni seorang kuntilanak yang suka menunjukkan tanda-tanda kehadirannya. Misal mengeluarkan suara wanita menangis atau cekikikan nyaring.

Pernah seorang anggota Provost yang sedang patroli malam memutar lagu, tiba-tiba lagu yang diputarnya berubah menjadi alunan lagu sinden dengan instrumen Jawa. Kejadian itu sampai membuat anggota Provost tersebut ketakutan.

“Provost yang biasa lihat, dengar kayak orang nangislah, diketawainlah. Namanya gedung tua. Jadi sekuriti nyetel lagu apa, tiba-tiba lagunya lagu Jawa. Gedung lama jadi banyak penunggu,” jelas Budi.

4. Hantu Cewek dan Cowok di Kursi Belakang Mobil

kisah hantu

Brigadir Budi menceritakan sebuah mobil patroli  yang ‘ditunggui’ seorang perempuan dan laki-laki. Mobil tersebut ada di basement Gedung Direktorat Sabhara. Dulunya mobil itu pernah menabrak pasangan muda mudi yang sedang mengendarai sepeda motor hingga tewas. Sejak saat itu, jika mobil hendak dipakai untuk patroli, seringkali anggota melihat dari spion ada sepasang laki-laki dan perempuan duduk di kursi belakang.

“Mobil Sabharanya nggak dipakai karena katanya pernah nabrak cewek-cowok. Kalau ada yang bawa, suka lihat ada cewek-cowok di (kursi) belakang. Kalau enggak salah sekarang mobilnya ada di basement 3,” tutup Budi.

Demikian cerita horor di Polda Metro Jaya, memang gedung tua sering jadi tempat bersemayamnya para hantu. Namun bagi kita yang mempercayai hal gaib sudah sepatutnya untuk berlindung kepada Tuhan Yang Maha Esa agar di lindungi dari segala hal buruk yang menimpa kita.

Berita Terkait

Inilah 8 Kisah Mengerikan Saat Halloween Berlangsung Yang Bikin Bulu Kuduk Merinding

Seram !! Tulisan Hollywood di huni oleh hantu ?

Film Horor Korea Terbaik