Kasus Mirna, Polisi: "Penetapan Tersangka Bisa Hari Ini, Bisa Besok.." - Infotainment News Online Terkini

JagatNews

Kasus Mirna, Polisi: “Penetapan Tersangka Bisa Hari Ini, Bisa Besok..”

on

Kasus Mirna – Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti mendatangi Kejaksaan Tinggi DKI (26/01). Dalam kedatangannya ke Kejaksaan Tinggi DKI, Krishna Murti membawa empat bukti untuk menjerat pembunuh Mirna.

Namun untuk menjerat pembunuh Mirna polisi masih kekurangan alat bukti. Meskipun sebenarnya kepolisan telah mengantongi 4 alat bukti. Padahal jumlah minimal alat bukti untuk menjerat seseorang sebagai tersangka cukup 2. Jaksa penuntut umum (JPU) meminta polisi melengkapi alat bukti saat koordinasi perkara.. baca berita lengkapnya di Pembunuh Mirna Was-Was, 4 Alat Bukti Masih Kurang

Kepolisian Daerah Metro Jaya sebagaimana dilansir Tempo, berupaya memperlancar kerja penyidik kasus kematian Wayan Mirna Salihi melalui ekspose bukti dan hasil penyidikan di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Namun tersangka belum tentu ditetapkan langsung setelah itu.

“Penetapan bisa hari ini, bisa besok, doain saja cepat,” kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Muhammad Iqbal di Markas Polda, Selasa, 26 Januari 2016.

Saat ekspose, kata Iqbal, jaksa penuntut umum akan memberi panduan untuk menentukan mana yang kurang dan mana yang sudah benar dari apa yang dipaparkan penyidik. “Penyidik juga ingin komprehensif dan detail dalam mengungkap kasus ini. Pengungkapannya lewat scientific investigation alias penyelidikan dengan pendekatan ilmiah,” ujarnya.

Pengacara Jessica, Yudi Wibowo Sukinto sebagaimana dilansir dari jpnn, menceritakan bahwa saat kondisi panik karena Mirna mulai kejang-kejang,  Hani menelopon Arief Soemarko, suami Mirna.

“Beberapa lama kemudian Arief mirna datang, sedangkan Mirna sudah tidak sadar,” kata Arief.

Nah, Mirna kemudian dievakuasi menggunakan mobil Pajero milik Arief. Saat itu Mirna dipangku Hani di belakang, sedangkan Jessica duduk di depan samping sopir.

“Karena tergesa-gesa naik, celana Jessica sobek,” ujarnya.

Nah, sesampainya di rumah, Jessica pun meminta pembantunya membuang celana itu.

Yudi bersikukuh, jika celana itu dipakai untuk mengantongi sianida atau terkena sianida, pasti celana itu rusak atau bolong. Nah, jika bolong, maka tubuh Jessica akan iritasi.

“Tapi kan polisi sudah memeriksa semua tubuh Jessica dan  tidak ada bekas iritasi,” ujarnya.

Berita Terkait

12 Foto Wayan Mirna Salihin Meninggal Usai Ngopi di Grand Indonesia

Apa Motif Pembunuh Mirna Hingga Tega Masukan Racun Sianida

Kasus Mirna, Polisi Kunci Kesaksian Hani Yang Akan Sudutkan Pelaku

Recommended for you