Pengacara Jessica Wongso Tantang Penyidik Buka CCTV ke Publik

59

Jessica Wongso – Guru Besar Psikologi Universitas Indonesia Prof Dr Sarlito Wirawan Sarwono sebagaimana dilansir kompas, menjadi saksi ahli kasus kematian Wayan Mirna Salihin (27), mengatakan bahwa alat bukti yang dimiliki pihak kepolisian sudah cukup dan signifikan dalam mengungkap kasus Pembunuhan Mirna.

“Kesaksian saya terkait alat bukti. Pendapat saya (alat bukti) sudah cukup baik dan signifikan,” ujar Sarlito di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (28/1/2016), seusai dimintai keterangan terkait penyidikan kasus Mirna. (Baca juga 4 Bukti Ini Akan Menjerat Pelaku Kasus Mirna)

Namun, setelah Jessica Wongso di tetapkan sebagai tersangka pembunuhan Mirna, Pihak Jessica tetap membantah tuduhan itu dan meminta polisi membuka bukti yang dimiliki, terutama CCTV.

“Itu kan reka-rekaan. Bukti-buktinya rekaan semua. Saya ingin tahu siapa orang yang melihat, mendengar, dan mengalami Jessica menaruh racun. Itu saja yang perlu diungkap,” kata pengacara Jessica, Yudi Wibowo usai mendampingi Jessica di Mapolda metro Jaya, Jakarta, Sabtu (30/1/2016) malam.

“Satu alat bukti pun itu perlu kita kaji hubungannya apa dengan Jessica?” sambungnya.

Sebagaimana dilansir detik, Yudi menuturkan, Jessica Wongso bukanlah pelaku yang menabur racun ke kopi Mirna hingga menyebabkan Mirna tewas. Bahkan, Yudi menantang polisi untuk membuka atau memutar CCTV ke publik yang menunjukkan Jessica lah yang menaruh sianida ke gelas Mirna.

“Kalau berani dibuka saja (CCTV) ke umum. Dibuka di umum kalau berani,” ujarnya.

“Hukum pidana yang dibuktikan itu perbuatan seseorang. Apakah dia perbuatan itu gerakan otot, apakah dia itu menaruh racun di kopi itu. Ada nggak?” tambahnya.

Dalam pemeriksaan terhadap Jessica Wongso malam tadi, lanjut Yudi, CCTV tersebut tidak diperlihatkan oleh polisi.

“Nggak, nggak diperlihatkan (CCTV-nya). Nggak tahu (alasannya). Kalau berani buka di umum, di TV,” tandasnya.

Penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menahan Jessica Kumala Wongso atas kasus tewasnya Mirna. Penahanan dilakukan selama 20 hari ke depan dan dapat diperpanjang.  Alasan penahanan itu terkait kawatir tersangka melarikan diri atau menghilangkan barang bukti.

Sekedar tambahan, Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Edi Saputra Hasibuan mengatakan Hasil CCTV menunjukkan bahwa Jessica Wongso dua kali memindahkan gelas es kopi yang disajikan untuk Wayan Mirna Salihin di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta Pusat pada Rabu 6 Januari 2016.

Rekaman itu merupakan saat-saat sebelum Mirna tewas akibat meminum es kopi. Edi sebagaimana dilansir TribunNews menerangkan, ada beberapa adegan visual yang menjelaskan keterlibatan Jessica Wognso atas perkara pembunuhan Mirna.

“Pertama, Jessica terlihat dua kali memindahkan posisi gelas kopi itu dari posisi awal yang diletakan pramusaji, ke arah dia lalu ke arah kursi yang akan ditempati Mirna,” ujar Edi. Berita lengkapnya di Hasil CCTV : Jessica Wongso Dua Kali Pindahkan Kopi Mirna

Berita Terkait

Kronologi Penangkapan Jessica Tersangka Pembunuh Mirna

Aneh, Jessica Wongso Minum Kopi Saat di Depan Penyidik

6 Foto Jessica Kusuma Wongso Di Tangkap Di Hotel

2 Aktivitas Jessica Sebelum Di Tangkap Polisi

Agen Poker
loading...