Pengacara Jessica, Yudi Wibowo Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik

114

Pengacara Jessica –  Yudi Wibowo sepupu sekaligus kuasa hukum Jessica Wongso mengalami insiden yang tidak mengenakan. Setelah Jessica Wongso jadi tersangka kini Yudi Wibowo pun juga jadi tersangka. Kok bisa?

Yudi Wibowo Sukinto sebagaimana dilansir jpnn, ternyata sempat diguncang kasus pencemaran nama baik di Surabaya. Dari berbagai sumber termasuk dari tim penyidik, status Yudi bahkan sudah ditetapkan sebagai tersangka dari kasus tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Mohammad Iqbal mengatakan pihak penyidik akan berkoordinasi dengan PERADI Surabaya dan PERADI Jawa Timur.

“Tentu kami telaah dulu. Apakah benar memang yang bersangkutan terlibat tindak pidana atau tidak,” ujar Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (4/2).

Menjadi status tersangka apakah Yudi Wibowo bisa mendampingi Jessica Wongso dalam persidangan nanti?

Kombes M Iqbal mengatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan ahli pidana dan PERADI, termasuk soal boleh tidaknya Yudi mendampingi Jessica, si tersangka kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin.

“Nanti kami koordinasi dengan pengurusnya dulu,” imbuh Iqbal.

Pengacara Jessica, Yudi Wibowo tersangkut kasus pencemaran nama baik pada tahun 2013 silam‎. Saat dikonfirmasi, Yudi membenarkan bahwa dirinya memang terkait dengan masalah tersebut. Namun, Yudi mengklaim status penyidikannya masih mengambang.

Kasus itu, kata Yudi, sebenarnya belum ditutup. Bahkan dia mengaku siap dipenjara jika memang terbukti bersalah. “Bilang sama yang ngasih info ini. Saya siap di penjara bila terbukti bersalah,” tandasnya.‎

Yudi yang memang berkantor di Surabaya itu lantas menceritakan kasus yang menderanya. “Itu kasus sudah lama. Sudah 3 tahun lalu. Saya juga tidak tahu kelanjutannya bagaimana. Saat itu saya sedang membela seorang siswa yang dipukuli gurunya sampai babak belur kepala dan hidungnya,” jelas Yudi ketika dikonfirmasi JPNN.com, Kamis (4/2).

Kronologi Kasus Pengacara Jessica Wongso

Siswa  SMP GIKI Surabaya yang sedang dibelan oleh Yudi Wibowo itu adalah FA. Menurut dia, FA dianiaya oleh seorang guru yang bernama Saul Krisdiono.

Saat kasus tersebut bergulir, Yudi mengaku, mengadukan Saul Krisdiono karena menganiaya muridnya ke Dinas Pendidikan Kota Surabaya dan Kementerian Kebudayaan ‎dan Pendidikan.

Namun, Saul “menyerang” Yudi balik. Pihak Saul mengadukan Yudi ke Polrestabes Surabaya dengan tudingan telah melakukan pencemaran nama baik.

‎Alhasil, laporan tersebut berbuntut pada penetapan tersangka Yudi. Saat ditetapkan sebagai tersangka, Yudi menggugat hal itu dengan mengajukan praperadilan di PN Surabaya. Akhirnya pada 10 Oktober 2015, gugatan praperadilan tersebut berlangsung dan ditolak oleh majelis hakin PN Surabaya.

Meski ditolak, Yudi mengaku, majelis hakim menggaris bawahi, bahwa advokat atau pengacara tidak boleh dituntut saat membela seorang klien. “Intinya hakim mengatakan, Advokat itu tidak bisa digugat perdata maupun pidana. Baca undang-undang! Pasal 16 Nomor 18 Tahun 2003, advokat tidak bisa dipolisikan selama dalam rangka membela klien di persidangan,” tegasnya.

Sehingga status tersangka Yudi, mengambang sampai sekarang lantaran terbentur dengan Undang-Undang tersebut.

Berita Terkait

Pengacara Jessica Wongso Ucap Polisi Melanggar Hukum

Pengacara Jessica Wongso Tantang Penyidik Buka CCTV ke Publik

Pengacara Jessica Sebut Polisi Mengada-Ngada Dalam Kasus Wayan Mirna