7 Alasan Tak Perlu Rayakan Valentine Day

61

Hari Valentine – Menyambut tanggal 14 februari atau Valentine Day, supermarket sudah siaga memajang cokelat dengan aneka dekorasi yang memanjakan mata. Asal mula Valentine Day juga banyak pro dan kontra. Masih sendiri saat perayaan Valentine Day padahal temen-temen kamu merayakannya bersama pasangannya.

Tapi di luar itu semua, memang kamu merasa Valentine Day adalah hal biasa sama seperti hari lainnya yang tak perlu ada perayaan atau hari momentum kamu.

Inidia 7 Alasan Tak Perlu Rayakan Valentine Day yang di himpun dari hipwee

1. Coklat dan Bunga di hari valentine? Hari biasa juga bisa

Mungkin kamu sempat bingung kenapa Valentine’s Day identik dengan bunga dan cokelat. Kenapa dua benda yang sebenarnya biasa aja itu menjadi begitu istimewa dan sakral sekali setahun di tanggal empat belas. Tapi setelah dipikir lagi, tukeran cokelat dan bunga itu hanya formalitas. Hanya simbolis saja. Ada atau tidaknya bunga dan cokelat, toh rasa kasih sayangmu masih ada, nggak berkurang ataupun bertambah. Bunga dan Cokelat nggak mengubah apa-apa.

Sementara kalau hanya untuk bertukar bunga dan cokelat, toh kamu bisa melakukan itu di hari lain, sepanjang tahun. Toh bunga dan cokelat bukan benda yang hanya hadir sekali dalam setahun. Kalau kamu jalan sedikit ke supermarket, kamu bisa langsung menemukan cokelat dan memilih mau yang rasa apa. Kalau kamu lagi jalan ke suatu tempat, coba perhatikan sekitar, toko-toko bunga juga tetap buka meski 14 februari sudah lewat.

2. Seluruh dunia merayakan hari valentine? punya momen spesial sendiri lebih asyik

Valentine’s Daya adalah hari kasih sayang yang dirayakan semua orang, kamu dan pasanganmu mungkin punya hari spesial lain. Misalnya anniversary hubungan, atau ulang tahun pasangan. Atau bisa juga keberhasilan salah satu di antara kalian juga patut dirayakan. Momen-momen yang sifatnya pribadi semacam itu mungkin lebih berkesan untuk dirayakan. Kalian punya momen spesial sendiri, dan kalian punya cara sendiri untuk melaluinya.

3. kado bunga dan coklat hal biasa, kamu bisa kasih yang lebih nyata

Cokelat dan bunga mungkin dianggap sebagai simbol romantisme dalam sebuah hubungan. Tapi daripada itu, kamu lebih suka menunjukkan kasih sayangmu dengan tindakan-tindakan yang nyata. Semua orang bisa memberi pasanganmu bunga dan cokelat. Tapi apa mereka bisa menghibur hati kekasihmu yang sedang dirundung duka? Apakah mereka bisa menjadi pendengar yang super setia saat pasanganmu gelisah dan butuh teman bicara? Kamu selalu berusaha ada untuk kekasihmu, dan bagimu, itulah tanda kasih sayang yang sebenarnya.

4. Beri sesuatu itu yang paling di butuhkan cara terbaik untuk peduli

Kalau kamu benar-benar sedang ingin memberikan kado untuk pasanganmu, kamu akan memilih sesuatu yang lebih berguna. Kalau kekasihmu suka membaca, kamu bisa membelikannya buku baru yang ingin dia baca tapi belum sempat dibeli. Hal ini akan lebih berguna daripada cokelat dan bunga.

5. Prihatin untuk bunga yang hanya di kasih lalu di buang

Bayangkan berapa banyak bunga yang berkorban untuk menunjukkan kasih sayang manusia kepada manusia lainnya? Jika konsep dari Valentine s Day adalah untuk menunjukkan kasih sayang, seharusnya kita juga menunjukkan kasih sayang pada bunga-bunga yang indah itu dong ya.

6. Hari Valentine hanya untuk anak-anak yang mengenal cinta

Mungkin dulu waktu masih remaja kamu juga sering menunggu-nunggu tanggal 14 Februri hanya untuk bertukar kado dengan si pacar. Well, nggak apa-apa. Saat itu kamu memang masih sangat muda dan baru mengenal cinta. Kamu mungkin kesulitan mengekspresikan perasaanmu kepada pasangan. Jadi, biarlah Valentine s menjadi momen bagi adik-adik yang baru mengenal cinta itu. Kamu? Sudahlah.

7. Cinta bukan tentang tanggal, bunga dan coklat, Cinta adalah tindakan nyata

Cinta lebih dari itu semua. Kekasih yang memberimu cokelat dan bunga, belum tentu tidak akan meninggalkanmu dengan alasan apapun. Dan dia yang tidak pernah memberimu kata-kata romantis di setiap tanggal 14, bisa jadi justru orang yang setia menemanimu dalam suka maupun duka. Cintamu tidak bertanggal. Dan tidak dapat diukur dari besarnya cokelat atau bunga yang kamu berikan. Cintamu, bahkan tidak perlu diekspresikan dengan kata-kata. Tapi dengan perbuatan. Dan meski kamu dan dia tidak merayakan, kalian jelas sudah punya rencana masa depan yang lebih menjanjikan.