Begini Isi Buku Catatan Tarif PSK Kalijodo, Bisa 7 Jt-an Perhari

172

Tarif PSK Kalijodo – Ditemukan Buku Catatan Harian para PSK Kalijodo. Dalam buku catatan mucikari di Kafe Me 2, terungkap bahwa “last order” atau terakhir kali PSK menjajakan jasanya di Kalijodo ialah pada Senin 15 Februari 2016 atau tepatnya tiga hari sebelum SP 1 pada Kamis 18 Februari 2016.

Dari buku tebal tersebut, catatan terakhir mucikari sebagaimana dilansir kompas. menunjukkan, hari itu keuntungan yang diraup sebesar Rp 7.208.000. Dari catatan mucikari, pada hari terakhir tersebut, ada 19 PSK yang masih melayani pria hidung belang di Kafe Me 2.

Dari 19 PSK tersebut, mereka sanggup melayani hingga 81 tamu. Dari 81 tamu tersebut, Kafe Me 2 mendapat keuntungan dari kamar sebanyak Rp 7.938.000.

PSK yang paling banyak melayani ialah Nopi dengan jumlah 10 tamu, diikuti oleh Viana sebanyak sembilan tamu. Sementara itu, paling sedikit, PSK Kafe Me 2 melayani satu orang. Setelah tanggal 15 Februari, tak terlihat ada catatan mucikari terkait pelayanan PSK di Kafe Me 2.

Di kafe tersebut, kini hanya tersisa baju-baju dan perlengkapan para PSK. Kamar-kamar PSK juga tampak kosong. Pemilik kafe pun tak tahu di mana rimbanya. Bukan hanya Kafe Me 2 yang demikian.

Semua kafe di Kalijodo pun demikian. Tak satu pun terlihat PSK, preman, dan pemilik kafe. Beberapa kafe masih utuh, tetapi tak sedikit yang hanya tersisa baju, alat kontrasepsi, dan sepatu PSK.

Buku Harian “Sisi Lain” PSK Kalijodo

Dengan sampul kotak-kotak merah dengan garis kuning di depannya, tertulis sebuah nama ‘Dewi. Me:Mas’.

Di dalam bagian awal buku tersebut hanya ada tanggal dan beberapa hitungan. Di halaman selanjutnya juga demikian, kali ini ada hitungan tentang salon dan cucian. Semakin dalam, pemilik buku ini, tak lain adalah PSK di Kafe Mega Mas, menuliskan sebuah catatan hidupnya.

Ia mengaku sudah tak kuat lagi dengan aktivitas pekerjaannya saat ini. “Aa. allah Aku udah gak betah hidup yang ku jalani sekarang. Ya Allah bimbinglah aku ke jalan yang benar. Ya Allah… Aku ingin jadi orang yang baik di mata semua orang terutama-Mu. Ya Allah… Kapan semua nich berahir ya allah Aku udah cape dengan semua nich,” tulis pemilik buku harian itu.

Di kamar lainnya di Kafe Mega Mas juga ditemukan buku harian. Kali ini, buku tersebut tanpa sampul dan terlihat usang.

Tak ada nama yang menunjukkan siapa pemilik buku ini. Di dalam buku tersebut tertulis curahan hati PSK Kalijodo tentang percintaan yang ia alami.

Bagian dari isi buku itu ialah seperti ini, “Hidup ini begitu indah dan hidup ini pun begitu adil semenjak kenal dirimu walau pun kita hanya sebatas teman tapi suatu saat nanti aku…”

Andai kamu tau betapa ku merindukanmu. Andai saja kamu tau betapa hidup ini indah di saat bersamamu. Walaupun hanya dalam mimpi indahku saja, tapi suatu saat nanti aku percaya mimpi itu menjadi kenyataan untuk bisa hidup bersama mu my love.”

Dalam lembaran di dalam buku juga tertulis sebuah nama “Via”. Ia menulis bahwa ia terjerumus ke dunia gelap karena salah pergaulan.

Via anak malam. Via gadis lugu yang salah pergaulan. Via anak yang baik tapi salah pergaulan.” “Loh tuh lugu, tapi loh sayang. Lugu loh cuma dimanfaatin orang. Loh tuh sebenarnya anak baik tapi loh salah pergaulan.”

Kini Kalijodo akan menjadi sejarah dan semoga tidak ada lagi kawasan prostitusidi ibu kota ini.

Berita Terkait

Ini Gambaran Tempat Prostitusi Lantai 7 Hotel Alexis

3 Fakta PSK Kalijodo Yang Akan Segera Digusur

Foto PSK Tinggalkan Hunian Kalijodo