Kasus Wayan Mirna Salihin, Ayah Mirna Ungkap Fakta Terbaru

263

Kasus terbaru terbunuhnya Wayan Mirna Salihin akibar keracunan Sianida saat seruput Kopi di Olivier Cafe, Grand Indonesia, Jakarta menemukan fakta terbaru dari Ayah Mirna, Darmawan Salihin. Morif terbaru ini di ungkapkan oleh Edi Darmawan Salihin ayah kandung Wayan Mirna.

Edi mengungkapkan salah satu keterangan penting didapatkan dari kekasih Jessica di Australia bernama Patrick. Menurut Darmawan Patrick kooperatif dan mau memberikan bocoran.

Hasil dari keterangan Patrick, Darmawan menduga kuat Mirna dibunuh Jessica dilatarbelakangi dendam dan sakit hati yang mendalam.

“Ada lagi persoalan lagi nih yang ketemu, hal lainnya. Seperti dia (Jessica) sakit hati dengan Mirna sampai dia (Jessica) cerai sama bulenya. Jadi Mirna kepo (ingin tahun), kasarnya. Maksudnya Mirna kasih nasihat, dia enggak terima, dia pendem, mungkin dia balik mau bunuh gitu, intinya singkat,” papar Darmawan di rumahnya, Sunter, Jakarta Utara, Rabu (24/02/2016) kemarin.

Darmawan sebagaimana dilansir Liputan6 menuturkan, sampai saat ini pihaknya juga masih terus tak percaya Jessica bisa jadi tersangka. Tapi setiap informasi yang masuk kepadanya, sambung Edi, justru makin menambah keyakinannya bahwa Jessica lah yang menghabisi Mirna lewat sianida yang ditabur ke kopi.

“Jangan gitu dong. Dia (Jessica) datang dari Australia jauh-jauh ya bilangnya mau izin cuti, dia bilang mau nyari cinta sejati segala macam, ternyata dia bunuh Mirna. Kenapa om bilang gitu, lah yang di kopi cuma dia (Jessica),” kata Darmawan.

Terakhir ia menuturkan, tak habis pikir dengan pernyataan kuasa hukum Jessica, Yudi Wibowo yang selalu meminta polisi menunjukkan bukti Jessica menabur racun. Dia pun mengaku bosan mendengar pernyataan pengacara Yudi.

“Intinya satu, pengacara Yudi itu, dia ada kata-kata lain enggak sih? Itu lagi, itu lagi, jadi yang dengar juga bosan. Katanya racun itu ditaruh dan dia bilang ada bukti enggak,” ujar Darmawan.

“Namanya juga orang lagi ngeracun mana mungkin yang ngasih racun itu ngasih liat ke orang-orang. Ya enggak ada yang mau minum lah,” pungkas Darmawan.

Sekedar mengingatkan, pihak Jessica Wongso mengajukkan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Selasa (23/2).

Bambang Kustopo, Humas PN Jakarta Pusat sebagaimana dilansir Tribunnews, mengatakan sidang pertama pra peradilan beragenda materi pembacaan tuntutan pra peradilan dari pihak pemohon. Dalam hal ini, pihak pemohon yaitu tim kuasa hukum Jessica.

“Hakim tunggal pak Wayan. Kalau pengadilan jam 9 sudah siap. Tergantung para pihaknya datang jam berapa. Kalau pihak belum datang kan tak akan dimulai,” tutur Bambang saat dihubungi, Selasa (23/2/2016).

Perkara pra peradilan diregistrasi dengan nomor 04Pid.pra/2016/PN-JKT-PST.Nama Hakim I Wayan Netra.

Tim kuasa hukum Jessica Kumala Wongso menghadirkan saksi ahli hukum pidana di persidangan pra peradilan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Ahli hukum pidana dihadirkan ke persidangan memberikan keterangan mengenai upaya penahanan dan penangkapan tersangka yang dilakukan polisi dinilai janggal.

“Saksi ahli ada. Ahli pidana. Saksinya nanti dari pengadilan. Kami menyebutkan pas persidangan,” ujar Hidayat Bostam, salah satu kuasa hukum Jessica, Senin (22/2/2016).

Berita Terkait

Kacau, Status Ini Bisa Bikin Jessica Wongso Bebas

Tangisan Hani Saat Bertemu Jessica Wongso

Paranormal Jeng Frolin Sebut Jessica Wongso Sakit Hati Ke Mirna